LSM Ini Minta KPK Periksa Akom Terkait Dugaan Gratifikasi

Senin, 29 Februari 2016 - 14:10 WIB
LSM Ini Minta KPK Periksa...
LSM Ini Minta KPK Periksa Akom Terkait Dugaan Gratifikasi
A A A
JAKARTA - Garda Muda Anti Korupsi (GMAK) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan melakukan demonstrasi menuntut KPK memanggil Ketua DPR Ade Komarudin (Akom).

Seperti diketahui bahwa beberapa hari lalu kita dikagetkan dengan adanya indikasi korupsi dalam bentuk gratifikasi yang dilakukan oleh Ade Komarudin.

Hal tersebut berawal dari laporan salah satu LSM yaitu Lembaga Advokasi Kebijakan Publik (LAKP) yang melaporkan Akom ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas dugaan gratifikasi berupa penggunaan pesawat jet berdasarkan foto yang beredar di media sosial.

"Salah satu persoalan yang menghambat terwujudnya suatu pemerintahan yang baik adalah persoalan korupsi," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Sirhan, di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (29/2/16).

"Seperti yang kita ketahui bersama bahwa praktek korupsi yang terjadi di Indonesia hampir terjadi di semua lini pemerintahan baik di eksekutif,legislatif, dan bahkan di yudikatif," imbuhnya.

Sirhan mengatakan, yang dimaksud dengan gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas yakni, meliputi pemberian biaya tambahan (fee), uang, barang, rabat (diskon), komisi pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya.

Gratifikasi telah jelas diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 31/1999 dan UU Nomor 20/2001 Pasal 12. Di dalam UU tersebut dikatakan bahwa gratifikasi yang diperoleh pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap suap.

"Kami meminta KPK segera memanggil Ade Komarudin atas dugaan dari gratifikasi itu. Kami juga meminta KPK segera memeriksa dan mengadili Ade Komarudin atas dugaan gratifikasi berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved