Hapus Citra RI sebagai Penghasil Sampai Laut, Ini Upaya Bakamla

Kamis, 11 Februari 2016 - 06:37 WIB
Hapus Citra RI sebagai...
Hapus Citra RI sebagai Penghasil Sampai Laut, Ini Upaya Bakamla
A A A
JAKARTA - Badan Keamanan Laut (Bakamla) berkomitmen untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di laut.

Selain untuk menjaga ekosistem laut, upaya ini sekaligus untuk menghapus citra Indonesia sebagai penghasil sampah laut kedua terbesar di dunia setelah China.

"Bakamla akan berupaya mengurangi sampah plastik di laut. Apalagi, laut merupakan sumber mata pencaharian nelayan," ujar Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla Laksama Pertama Maritim, Dicky R Munaf, Rabu 10 Februari 2016.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) 2015, Indonesia menghasilkan sekitar 187,2 juta ton sampah plastik pertahun di bawah China yang menghasilkan 262,9 juta ton.

Sedangkan pada peringkat ketiga diduduki Filiphina 83,4 juta ton, Vietnam 55,9 juta ton dan Sri Lanka sebanyak 14,6 juta ton sampah.

"Sampah plastik ini sangat berbahaya karena tidak dapat didaur ulang, sehingga membahayakan ekosistem di laut karena bisa menghilangkan oksigen bagi ikan. Tugas pokok Bakamla selain menjaga keamanan laut juga ekosistem laut," katanya.

Dicky mengungkapkan saat ini Tim Sosialisasi Kebersihan Laut Bakamla telah dibentuk.

Dalam waktu dekat, tim tersebut akan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat pesisir bersamaan dengan sosialisasi Life Jacket.

"Kita sosialisasi ke masyarakat untuk tidak buang sampah ke laut. Kita akan action di laut. Bagaimana lakukan pembersihan, dan bagaimana regulasi bagi kapal pembuang sampah," ujarnya.


PILIHAN:

Akhir Februari, Empat Super Tucano Tiba di Indonesia
(dam)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved