Alasan KPK Harus Berani Periksa Surya Paloh dan Prasetyo

Rabu, 27 Januari 2016 - 13:08 WIB
Alasan KPK Harus Berani...
Alasan KPK Harus Berani Periksa Surya Paloh dan Prasetyo
A A A
JAKARTA - Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Garansi dan Pemuda Anti Korupsi (Ampak) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedatangan mereka untuk menuntut keberanian KPK dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Mereka menilai, KPK selama ini lamban menangani kasus tersebut.

Bahkan mereka meminta KPK berani mengambil alih kasus tersebut yang ditangai Kejaksaan Agung (Kejagung). Mereka melihat adanya upaya Kejagung untuk menghentikan kasus tersebut.

"Padahal beberapa orang yang diduga kuat turut terlibat dalam kasus dana bansos Sumut ini seperti Surya Paloh dan HM Prasetyo tidak pernah dipanggil sedikitpun untuk diperiksa sebagai saksi di KPK maupun pengadilan Tipikor," ujar Ketua Presidium Ampak, Guntur Setiawan di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Maka itu, mereka meminta KPK segera memanggil Surya Paloh dan HM Prasetyo untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut. Alasannya, berdasarkan fakta persidangan, mereka meyakini adanya permintaan penempatan SKPD oleh Surya Paloh serta adanya uang sekitar USD20 ribu yang diduga dipersiapkan untuk HM Prasetyo.

"Kita menuntut kepada KPK ini hampir dua bulan, tapi sepertinya KPK tidak berani memanggil dua orang ini sampai sekarang. Kita tetap akan konsisten melakukan aksi sampai kasus ini tuntas," tandasnya.

Dalam aksinya, massa aksi demonstrasi dari Garansi dan Ampak membawa lima hewan tikus. Hewan tikus tersebut disimbolkan sebagai matinya penegakan hukum, karena KPK dianggap tidak memiliki nyali melawan koruptor.

Baca: Jaksa Agung Merasa Difitnah Terkait Dana Bansos Sumut.
(kur)
Berita Terkait
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
KPK Ungkap Isi Bansos...
KPK Ungkap Isi Bansos Presiden yang Dikorupsi dari Beras hingga Minyak Goreng
Cita Citata Siap Kembalikan...
Cita Citata Siap Kembalikan Honor Manggungnya Jika Diminta KPK
Korupsi Bansos Dibongkar...
Korupsi Bansos Dibongkar KPK: Beras Tidak Disalurkan ke Keluarga yang Berhak
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved