Jokowi Kembali Didesak Copot Jaksa Agung HM Prasetyo

Selasa, 05 Januari 2016 - 18:45 WIB
Jokowi Kembali Didesak...
Jokowi Kembali Didesak Copot Jaksa Agung HM Prasetyo
A A A
JAKARTA - Demonstran yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ganyang Korupsi (GPGK) kembali melancarkan tuntutan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat aksi di depan Gedung KPK.

Kedatangan mereka untuk meminta kepada lembaga antikorupsi agar mengusut dugaan keterlibatan Jaksa Agung HM Prasetyo dalam kasus dugaan suap pengamanan penganan perkara dana bansos Pemprov Sumatera Utara.

Menurut Koordinator Aksi Andhika, KPK perlu memanggil Prasetyo lantaran terungkapnya uang sekitar USD20 ribu yang dipersiapkan pemimipin Korps Adhyaksa itu dari Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evi Susanti.

"Bahkan perihal keterangan yang diberikan saksi di persidangan Tipikor yang mengatakan bahwa ada sejumlah uang yang disiapkan untuk menyuap Jaksa Agung," kata Andhika di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2016).

Andhika mengatakan, keterangan saksi tersebut menjadi modal awal untuk meminta keterangan Prasetyo. Namun, dia menyayangkan sampai saat ini KPK belum berani memanggil Prasetyo.

Dia menduga, KPK tak berani memeriksa Prasetyo karena yang bersangkutan masih memimpin lembaga penegak hukum. Oleh sebab itu, GPGK mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Prasetyo dari jabatannya sebagai Jaksa Agung. Hal tersebut dilakukan supaya mempermudah jalan bagi KPK memanggil Prasetyo.

"Mendesak Presiden RI Joko Widodo agar segera mencopot HM Prasetyo dari jabatannya sebagai Jaksa Agung RI," salah satu bunyi tuntutan mereka.

Adapun tuntutan lain menyebutkan, mendesak KPK untuk segera memanggil dan memeriksa Surya Paloh dan Prasetyo, serta meminta agar KPK berani mengambil alih kasus dana Bansos Sumut yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

PILIHAN:
KPK Sebut Pemanggilan Paloh-Prasetyo Tergantung Fakta Persidangan

Yusril: Golkar Tak Perlu Gelar Munas Lagi
(kri)
Berita Terkait
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
KPK Sebut Kenaikan Gaji...
KPK Sebut Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Perilaku korupsi, tapi...
Kronologi KPK Tangkap...
Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta
KPK Juga Tetapkan Wakil...
KPK Juga Tetapkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Tersangka Gratifikasi
DPR Desak Polisi Usut...
DPR Desak Polisi Usut Dalang Kasus Kebakaran Rumah Hakim Kasus Korupsi Jalan Sumut
KY Gandeng Polri dan...
KY Gandeng Polri dan KPK Usut Hakim Nakal
Berita Terkini
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved