Komjen Buwas Dorong KPK dan Polri Usut Tuntas Kasus RJ Lino

Sabtu, 19 Desember 2015 - 14:15 WIB
Komjen Buwas Dorong...
Komjen Buwas Dorong KPK dan Polri Usut Tuntas Kasus RJ Lino
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso ikut berkomentar terkait penetapan tersangka Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) PT Pelindo II tahun anggaran 2010 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Kabareskrim Mabes Polri itu mendorong agar lembaga pemberantasan Korupsi itu mengusut tuntas kasus tersebut. "Ya bagus (penetapan tersangka itu). Harus berjalan sampai nanti di peradilan dibuktikan," ujar Budi saat dihubungi Sindonews, Sabtu (19/12/2015).

Tak hanya di KPK, jenderal bintang tiga itu juga berharap institusinya mengusut dugaan keterlibatan RJ Lino dalam kasus yang pernah ditanganinya sewaktu menjabat Kabareskrim Mabes Polri.

Pria yang akrab disapa Buwas itu mengaku yakin lembaga yang sekarang dipimpin Komjen Anang Iskandar itu akan sukses melakukan penyidikan kasus yang diduga menyeret petinggi Pelindo II tersebut.

Buwas yang mengaku terus memantau perkembangan kasus yang pernah ditanganinya itu. Dia juga membantah jika Bareskrim Mabes Polri disebut lambat dalam menangani perkara tersebut.

"Ya enggaklah (tidak lambat). Masih terus diproses. Karena penyidik tentunya terus mencari alat bukti yang kuat. Semua ada caranya masing-masing Bareskrim, KPK," tukasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II tengah ditangani KPK dan Bareskrim Mabes Polri. Jika di KPK terkait pengadaan Quay Container Crane, sedangkan di Bareskrim terkait pengadaan mobile crane.

Budi Waseso sempat 'speed up' menangani perkara yang diduga melibatkan RJ Lino sebelum dirinya dipindahtugaskan menjadi Kepala BNN. Dalam perkara itu, Budi mengaku yakin pengadaan mobile crane Pelindo II bermasalah.

PILIHAN:
RJ Lino Tersangka, JK Minta Hormati Proses Hukum di KPK

Pulau Terluar Jadi Fokus Pengawasan TNI
(kri)
Berita Terkait
Kasus Korupsi Pelindo...
Kasus Korupsi Pelindo II, Kejagung Periksa Presdir JICT
Wakil Dirut PT JICT...
Wakil Dirut PT JICT Diperiksa terkait Dugaan Korupsi di Pelindo II
Mantan Dirut Pelindo...
Mantan Dirut Pelindo II, RJ Lino Kembali Diperiksa Kejagung
Kejagung Periksa Dirut...
Kejagung Periksa Dirut Pelindo II sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Sulit Temukan Kerugian...
Sulit Temukan Kerugian Negara, Kejagung Hentikan Kasus Pelindo II
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Berita Terkini
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved