Luhut Tegaskan Tak Pernah Bahas Kontrak Freeport dengan Novanto
Senin, 14 Desember 2015 - 19:21 WIB
Luhut Tegaskan Tak Pernah Bahas Kontrak Freeport dengan Novanto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengaku tidak pernah membicarakan perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia dengan Ketua DPR Setya Novanto.
Hal itu disampaikan Luhut saat menjawab pertanyaan dari Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Ridwan Bae dalam persidangan di ruang sidang MKD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2015).
"Apakah saudara Novanto pernah membicarakan soal perpanjangan kontrak Freeport kepada saudara saksi?" tanya Ridwan.
"Seingat saya Novanto tidak pernah bicara soal Freeport," jawab Luhut.
Luhut juga menegaskan bahwasannya Novanto tidak pernah membahas soal saham dan perpanjangan kontrak Freeport saat Ridwan menanyakan hal tersebut.
"Seingat saya tidak pernah saudara Novanto bicara soal itu ke saya," ucapnya.
Ridwan lalu menanyakan kemungkinan adanya informasi yang diketahui Luhut terkait pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang diduga ada dalam rekaman pertemuan Novanto, Presiden Direktur (Presdir) Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha minyak Riza Chalid.
"Saya tidak tahu ada bicara (pencatutan nama presiden) itu di tempat lain," tandas Luhut.
PILIHAN:
Kapolri: Bareskrim Masih Teliti Laporan Setya Novanto
Kejagung Akan Panggil Orang Kepercayaan Jokowi Pekan Ini
Hal itu disampaikan Luhut saat menjawab pertanyaan dari Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Ridwan Bae dalam persidangan di ruang sidang MKD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2015).
"Apakah saudara Novanto pernah membicarakan soal perpanjangan kontrak Freeport kepada saudara saksi?" tanya Ridwan.
"Seingat saya Novanto tidak pernah bicara soal Freeport," jawab Luhut.
Luhut juga menegaskan bahwasannya Novanto tidak pernah membahas soal saham dan perpanjangan kontrak Freeport saat Ridwan menanyakan hal tersebut.
"Seingat saya tidak pernah saudara Novanto bicara soal itu ke saya," ucapnya.
Ridwan lalu menanyakan kemungkinan adanya informasi yang diketahui Luhut terkait pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang diduga ada dalam rekaman pertemuan Novanto, Presiden Direktur (Presdir) Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha minyak Riza Chalid.
"Saya tidak tahu ada bicara (pencatutan nama presiden) itu di tempat lain," tandas Luhut.
PILIHAN:
Kapolri: Bareskrim Masih Teliti Laporan Setya Novanto
Kejagung Akan Panggil Orang Kepercayaan Jokowi Pekan Ini
(kri)