Luhut Sebut Ada Pihak Ingin Percepat Perpanjangan Kontrak Freeport

Senin, 14 Desember 2015 - 17:56 WIB
Luhut Sebut Ada Pihak...
Luhut Sebut Ada Pihak Ingin Percepat Perpanjangan Kontrak Freeport
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan ada pihak yang berupaya melakukan percepatan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Maka itu, dia mengeluarkan memo kepada presiden terkait proses perpanjangan kontrak karya Freeport. Agar hanya bisa dilakukan apabila kontrak akan berakhir yakni dua tahun sebelum kontrak tersebut berakhir.

"Pada 17 Juni 2015 dikeluarkan memo kedua kepada presiden karena ada upaya perpanjangan kontrak sebelum waktu dan berpotensi melanggar Undang-undang Minerba yang membahayakan pemerintah," ujar Luhut dalam sidang MKD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Kendati demikian, politikus Partai Golkar itu enggan memberberkan dalam sidang MKD siapa pihak yang ingin memperpanjang kontrak Freeport sebelum masa waktu ditentukan.

Luhut mengungkapkan, sewaktu masih menjabat sebagai kepala staf Kepresidenan, dia sudah mengingatkan Presiden Jokowi melalui memo bahwa tak boleh ada perpanjangan kontrak Freeport sebelum tahun 2019. Saat itu, Luhut bersama stafnya Darmawan Prasodjo membuat kajian soal kontrak Freeport dan disampaikan kepada Jokowi.

"Kan dari media sudah ada pro dan kontra. Dan untuk itu saya membuat memo. Itu semua saya pelajari sewaktu saya jadi tentara. Diminta atau tidak oleh presiden saya berikan kajian," ucap Luhut.

Maka itu, Luhut menegaskan, negosiasi perpanjangan kontrak tidak boleh dilakukan sebelum tahun 2019. "Ini dimulai pada 16 Maret 2017 selaku kepala staf presiden menyampaikan perpanjangan kontrak karya Freeport perlu dikaji mendalam dan baru bisa diperpanjang tahun 2019," tandas Luhut.

PILIHAN:

Amien Rais Bantah Pernah Jadi Komisaris PT Freeport Indonesia

Kejagung Minta Bos Freeport Cermati Ulang Isi Rekaman
(kri)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved