Freeport Bikin Gaduh, Hati Warga Papua Terluka
Rabu, 09 Desember 2015 - 15:07 WIB
Freeport Bikin Gaduh, Hati Warga Papua Terluka
A
A
A
JAKARTA - Perpanjangan kontrak Freeport yang menyebabkan kegaduhan politik dinilai melukai rakyat Indonesia, khususnya warga Papua.
Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mengungkapkan, ketika memulai eksplorasi kekayaan alam di Indonesia, pihak Freeport menjanjikan adanya pembangunan infrastruktur di Papua.
Kenyataannya, hingga sekarang keberadaan perusahaan tambang asal Amerika Serikat di tanah Papua sejak puluhan tahun silam itu belum memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
"Freeport beroprasi di Indonesia sejak tahun 1967. Hingga kini belum ada dampak positif bagi Papua. Ada luka mendalam yang dialami rakyat Papua. Kok ini justru jadi rebutan politisi sama pengusaha," ujar Yorrys di Warung Roti Bakar Pandawa, Jalan Birah I lapangan Bola, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).
Kisruh Freeport bergulir sejak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.
Baca:
Kapolri: Jangankan Rekaman, Jejak Kaki pun Bisa Jadi Alat Bukti.
Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mengungkapkan, ketika memulai eksplorasi kekayaan alam di Indonesia, pihak Freeport menjanjikan adanya pembangunan infrastruktur di Papua.
Kenyataannya, hingga sekarang keberadaan perusahaan tambang asal Amerika Serikat di tanah Papua sejak puluhan tahun silam itu belum memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
"Freeport beroprasi di Indonesia sejak tahun 1967. Hingga kini belum ada dampak positif bagi Papua. Ada luka mendalam yang dialami rakyat Papua. Kok ini justru jadi rebutan politisi sama pengusaha," ujar Yorrys di Warung Roti Bakar Pandawa, Jalan Birah I lapangan Bola, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).
Kisruh Freeport bergulir sejak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.
Baca:
Kapolri: Jangankan Rekaman, Jejak Kaki pun Bisa Jadi Alat Bukti.
(kur)