Akui Diduga Ada Uang 'Saweran' Rp2 M, MKD Tak Tergoda
Senin, 07 Desember 2015 - 11:41 WIB
Akui Diduga Ada Uang 'Saweran' Rp2 M, MKD Tak Tergoda
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang mengaku adanya uang saweran yang hendak diberikan kepada anggota MKD, agar kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden dalam perpanjangan kontrak PT Freeport diamankan.Kendati demikian, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menegaskan, kinerja MKD tidak akan terpengaruh dengan upaya usap uang saweran yang disebut-sebut jumlahnya sebesar Rp2 miliar itu."Upaya itu ada. Tapi kita berjalan lurus saja, kita harus serius," ujar Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/12/2015).Anggota Komisi III DPR itu juga mengatakan, permasalahan adanya upaya suap sebesar Rp2 miliar sudah selesai. "Itu sudah clear. Fokus saja persidangan," ucap Junimart.Sementara itu, Anggota MKD dari fraksi Partai Gerindra Supratman Andi Atgas mengaku tak pernah ada yang ingin menyuapnya. Menurut dia, isu uang saweran tersebut hanya untuk menekan kerja MKD saja."Sampai saat ini kita tidak pernah dapat tawaran seperti itu. Itu pressure saja. Itu tidak perlu dianulah. Kita berjalan dalam semua koridor. Kalau benar aparat hukum bertindak," tegas Supratman.Pilihan:Bantah Luhut, Menteri ESDM Lapor Jokowi Soal Skandal FreeportPolitikus Gerindra Kecewa Sikap MKD Usut Skandal Freeport
(maf)