MKD Imbau Menteri ESDM Segera Serahkan Bukti Rekaman

Rabu, 18 November 2015 - 13:36 WIB
MKD Imbau Menteri ESDM...
MKD Imbau Menteri ESDM Segera Serahkan Bukti Rekaman
A A A
JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengimbau Menteri ESDM Sudirman Said segera menyerah menyerahkan bukti rekaman yang diduga ada pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait perpanjangan kontrak PT Freeport.

Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengatakan, pihaknya hanya memiliki waktu 14 hari setelah menerima laporan tersebut, sehingga penyerahan bukti rekaman itu batas waktunya hanya sampai pada tanggal 30 November 2015.

"Harus sesegera mungkin. Pak Sudirman serahkan tanggal 16 November berarti batas waktunya sampai tanggal 30 November," ujar Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Junimart mengaku pihaknya telah melakukan verifikasi awal. Akan tetapi, untuk mensinkronisasi transkrip tersebut harus ada bukti konkritnya yaitu rekaman. "Kalau enggak ada ya gak bisa. Jadi kita tunggu lah sampai sekarang," ucapnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menambahkan, pihaknya tidak akan proaktif meminta laporan tersebut dengan menghubungi pihak Kementerian ESDM.

"Yang kami khawatirkan tiba waktunya 14 hari tidak ada bukti itu kami terima. Maka ini akan menjadi bagian dari terbitnya nanti masalah hukum baru. Bisa fitnah, bisa pencemaran nama baik," ucap Junimart.

"Jadi kita berharap agar dari Kementerian ESDM menyampaikan bukti konkrit original tersebut kepada MKD," tandas Junimart.

PILIHAN:

Jokowi Minta Semua Pihak Hormati Proses di MKD

MKD Belum Terima Bukti Rekaman Laporan Sudirman Said
(kri)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved