JK: Evaluasi Tak Harus Diganti
Selasa, 20 Oktober 2015 - 20:33 WIB
JK: Evaluasi Tak Harus Diganti
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla berusaha meredam wacana Reshuffle Jilid II. Menurutnya evaluasi kinerja jajaran kabinet kerja tidak selalu berujung pada reshuffle.
"Evaluasi kan tidak harus diganti," kata JK di kantornya, Selasa (20/10/2015).
Evaluasi itu, lanjut JK, bisa berupa teguran, nasehat, ataupun diberikan dukungan. "Ya ditegur macam-macam, kita panggil ke sini kenapa tidak sampai seperti ini, itu kan juga teguran," ungkapnya.
Menurutnya, kinerja menteri diukur dari apa yang telah dicapai selama ini. "Dari tugas-tugasnya untuk kemajuan bangsa ini. Tentu ada yang baik ada yang belum harus diusahakan. Ada juga tentu yang harus diperbaiki," pungkasnya.
Adapun digeser ke jabatan lain, menurut dia, hal itu berdasarkan kemampuan si menteri. JK menyampaikan, sejauh ini terdapat sejumlah menteri yang ditegur. Namun JK tidak mengungkap siapa saja menteri yang telah mendapat teguran.
PILIHAN:
Penjelasan Istana Terhadap Kinerja Setahun Pemerintahan Jokowi-JK
Ketua DPR Ingatkan Jokowi-JK Lebih Perhatikan Rakyat Kecil
"Evaluasi kan tidak harus diganti," kata JK di kantornya, Selasa (20/10/2015).
Evaluasi itu, lanjut JK, bisa berupa teguran, nasehat, ataupun diberikan dukungan. "Ya ditegur macam-macam, kita panggil ke sini kenapa tidak sampai seperti ini, itu kan juga teguran," ungkapnya.
Menurutnya, kinerja menteri diukur dari apa yang telah dicapai selama ini. "Dari tugas-tugasnya untuk kemajuan bangsa ini. Tentu ada yang baik ada yang belum harus diusahakan. Ada juga tentu yang harus diperbaiki," pungkasnya.
Adapun digeser ke jabatan lain, menurut dia, hal itu berdasarkan kemampuan si menteri. JK menyampaikan, sejauh ini terdapat sejumlah menteri yang ditegur. Namun JK tidak mengungkap siapa saja menteri yang telah mendapat teguran.
PILIHAN:
Penjelasan Istana Terhadap Kinerja Setahun Pemerintahan Jokowi-JK
Ketua DPR Ingatkan Jokowi-JK Lebih Perhatikan Rakyat Kecil
(hyk)