Pertemuan Gatot dengan Elite Nasdem Hanya Minta Nasihat

Selasa, 29 September 2015 - 09:16 WIB
Pertemuan Gatot dengan...
Pertemuan Gatot dengan Elite Nasdem Hanya Minta Nasihat
A A A
JAKARTA - Partai Nasdem mengakui memang ada pertemuan antara elite Partai Nasdem yang dihadiri oleh Ketua Umum Surya Paloh, dengan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi yang diinisiasi sendiri oleh Gatot.

Ketua DPP Partai Nasdem bidang Hukum, Advokasi dan HAM Taufik Basari menilai, pertemuan tersebut hanya sekadar pemberian nasihat mengenai kepemimpinan yang disampaikan langsung oleh Surya Paloh kepada Gatot dan Erry yang merupakan kader Partai Nasdem.

"Pertemuan itu tidak ada kaitan dengan kasus korupsi Gatot, itu juga permintaan Gatot yang tujuannya ingin meminta nasihat hubungan antara gubernur dan wakil gubernur supaya tetap harmonis," ucapnya ketika dihubungi Sindonews, Senin 28 September 2015.

Dia menyanggah, jika Gatot dan istrinya Evi Susanti menyangka hubungan tersebut membicarakan hal terkait bansos Sumut. Taufik mengatakan, jika ada yang mengaitkan pertemuan tersebut terkait kasus korupsi merupakan hal yang mengada-ada.

"Saya harap Gatot jujur dan mengatakan terus terang bahwa apa yang disampaikan dalam pertemuan hanya nasihat. Kita pisahkan antara mana yang fakta dengan mana yang hanya sekadar dugaan-dugaan," jelasnya.

Taufik juga mengungkapkan terkait dipanggilnya Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella sebagai saksi bukan berarti langsung di nonaktifkan dari jabatan partai. Menurutnya, posisi Patrice masih sebagai saksi bukan tersangka.

"Kita tentu dukung penegakan hukum juga pemberantasan Korupsi di Indonesia, kita konsisten apa yang kita lakukan selama ini apabila kader tersangkut, kita tanggung jawab memberhentikan atau mengundurkan diri, sikap ini kita sampaikan publik tidak perlu khawatir pada Nasdem kita konsisten," tegasnya.

Melihat Rio Capella yang masih sebagai saksi, lanjutnya, maka perlu menjunjung asas praduga tak bersalah. Karena kehadiran Rio Capella hanya memberikan keterangan untuk memperjelas statusnya, lantas jangan langsung dikaitkan bermuatan politis.

"Tidak usah khawatir sikap Nasdem terkait pidana hukum, kita akan jawab apa adanya sesuai fakta, kita akan terbuka semua informasi pada masyarakat," tambahnya.

PILIHAN:

JPU Tuntut Fuad Amin 15 Tahun Penjara

Jokowi Diminta Sudahi Bagi-bagi Kue Kekuasaan
(kri)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved