Sanksi Berat Menanti Dua Pengawal Gayus Tambunan

Jum'at, 25 September 2015 - 12:37 WIB
Sanksi Berat Menanti...
Sanksi Berat Menanti Dua Pengawal Gayus Tambunan
A A A
JAKARTA - Aksi selfie terpidana kasus penggelapan pajak beberapa perusahaan, Gayus Tambunan di sebuah restoran membuat Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berang. Bahkan, sanksi berat siap menjerat dua orang petugas yang bertugas mengawal Gayus.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham berjanji akan merekomendasikan sanksi paling berat kepada keduanya lantaran dinilai lalai dan tidak melaksanakan tugas dengan baik.‬

"Kami tetap merekomendasikan untuk dijatuhi hukuman dinas terberat dari yang teringan," kata Dirjen Pemasyarakatan I Wayan Kusmiantha Dusak saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2015).

Wayan mengatakan, terkait sanksi apa yang pantas buat petugas tersebut, seluruhnya menjadi kewenangan Inspektorat Jenderal Kemenkumham. Ditjen Pemasyarakatan (PAS) hanya merekomendasikan sanksi terhadap keduanya.

Dia mengklaim, rekomendasi yang diberikan akan mampu memberi efek jera terhadap pegawai lain agar tak melakukan hal yang sama. Menurut Wayan, insvestasi yang dilakukan tim di lapangan sudah dianggap cukup. Namun dia enggan membeberkan hasil investasi tersebut.

"Nanti itu, kita hari ini baru akan memutuskan finalisasinya, dan Senin (28/9/2015) kita serahkan ke Itjen," ujar dia.‬

Soal sanksi berat, Wayan mengingatkan agar kasus Gayus dijadikan pelajaran berharga oleh seluruh petugas Lapas. Sebab, jika hal tersebut terulang, maka bukan tidak mungkin, sanksi disiplin kategori berat akan menimpa kepada mereka.

"Kita ingatkan para kepala divisi agar terus meningkatkan pengawasan, karena sejatinya mereka yang bertanggung jawab untuk hal seperti ini," tukasnya.

Sebelumnya, dalam foto yang beredar beberapa waktu lalu, Gayus terlihat makan di sebuah restoran dengan mengenakan kaos biru, celana jeans dan topi biru serta memakai jam tangan. Foto itu diunggah oleh salah satu pengguna akun jejaring sosial. Atas kejadian itu, Gayus kini telah dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Kabupaten Bogor dan ditempatkan di ruang khusus.

PILIHAN:
Tim Pengawas Haji Selidiki 3 Korban Meninggal Asal Indonesia

Temui Raja Arab Saudi, Ketua DPR Akan Sampai Hal Ini
(kri)
Berita Terkait
KPK Tahan Dua Konsultan...
KPK Tahan Dua Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations
Kepala Kantor Pajak...
Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK
KPK Buka Peluang Tetapkan...
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Koorporasi dalam Kasus Suap Pajak
Suap Pajak Mobil Mewah,...
Suap Pajak Mobil Mewah, Eks Kepala KPP PMA Jakarta Divonis 6,5 Tahun
Buntut Kasus Rubicon,...
Buntut Kasus Rubicon, Dirjen Pajak Tegas ke Pejabat Pajak yang Korupsi
KPK Jebloskan Dua Tersangka...
KPK Jebloskan Dua Tersangka Penyuap Pejabat Pajak ke Penjara
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved