Optimalkan UMKM

Selasa, 22 September 2015 - 14:57 WIB
Optimalkan UMKM
Optimalkan UMKM
A A A
Persoalan kemiskinan di Indonesia tidaklah berujung pada penyelesaian, kini angka kemiskinan kian meningkat. Terlihat pada jumlah penduduk miskin Maret 2015 mencapai 28,59 juta jiwa atau 11,22%, dan bertambah sebesar 0,86 juta jiwa dibandingkan dengan jumlah pada September 2014 lalu (bps.go.id ).Dan diproyeksikan akan terus terjadi peningkatan angka kemiskinan di Indonesia sepanjang 2015. Hal ini dapat tergambar dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2015 mencapai 5,81%, persentase tersebut meningkat dibandingkan Februari 2014 lalu (bps.go.id ).Lalu, langkah seperti apa yang harus dilakukan oleh pemerintah? Untuk menjawabnya, kita perlu kembali ingat gejolak krisis ekonomi pada 2008? Indonesia masih dapat bertahan menghadapi krisis akibat efek domino krisis Amerika. Walaupun sempat terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi hingga 4,5% di tahun 2009 (bi.go.id), itu bukanlah angka yang buruk karena pertumbuhan ekonomi tidak sampai ke angka negatif, tidak seperti saat kondisi krisis Asia tahun 1998 sampai menyentuh angka -13,16%.Berdasarkan data dari Kemenkop dan UKM, pada periode 2008-2009 mengalami peningkatan jumlah UMKM sebesar 2,64% dan telah memberikan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 56,53% pada tahun 2009 lalu. Suatu hal yang menakjubkan bukan melihat ketahanan UMKM di tengah kondisi krisis tersebut? Tidak hanya itu, peran UMKM pada 2013 lalu mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 110.808.154 jiwa.Penyerapan terbesar terjadi pada usaha mikro karena 90,16% dari pelaku UMKM masih bergerak di usaha mikro. Oleh karena itulah, pemerintah harus bergerak cepat untuk segera mengoptimalkan potensi UMKM di Indonesia, karena para penduduknya lebih senang berwirausaha, dan dampaknya sangat positif sekali untuk perkembangan ekonomi di Indonesia.Semakin banyak UMKM yang berdiri, semakin banyak tenaga kerja yang terserap. Semakin banyak tenaga kerja yang terserap, semakin banyak pula penduduk yang terlepas dari pengangguran. Tentu hal ini, dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia sehingga kesejahteraan penduduk pun ikut meningkat. Ayoo.. bangsa Indonesia yang kreatif dan inovatif, mari kita ber-UMKM !!!Siska PuspitasariMahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum,GenBI UIN Jakarta,UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
(bhr)
Berita Terkait
Bakal Dilaporkan ke...
Bakal Dilaporkan ke Polisi, Saiful Mujani: Yang Ideal, Opini Dibalas Opini
Pancasila Sakti
Pancasila Sakti
Opini Guru Besar Anti-TWK
Opini Guru Besar Anti-TWK
Kaum Disabilitas Vs...
Kaum Disabilitas Vs Kaum OJOL
Larangan Mudik untuk...
Larangan Mudik untuk Keselamatan Publik
Korona Hadiah Terbesar...
Korona Hadiah Terbesar di Hari Kesehatan Dunia
Berita Terkini
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Infografis
4 Kunci yang Mendorong...
4 Kunci yang Mendorong UMKM Agar Tembus Pasar Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved