Penjelasan Nurhayati Soal Ajak Keluarga Berkunjung ke AS

Selasa, 15 September 2015 - 21:50 WIB
Penjelasan Nurhayati...
Penjelasan Nurhayati Soal Ajak Keluarga Berkunjung ke AS
A A A
JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf adalah salah satu anggota dewan yang turut ikut dalam rombongan delegasi DPR untuk mengikuti agenda sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, Amerika Serikat.

Nurhayati diketahui, mengajak anaknya untuk ikut dalam acara tersebut. Dia mengaku heran dengan banyaknya kalangan yang mempertanyakan bahkan mempermasalahkan itu.

Menurut dia, mengajak keluarga dapat membantu dirinya saat bertugas. Nurhayati pun mengungkapkan, dirinya beserta anggota delegasi lain yang membawa keluarga menggunakan biaya sendiri.

"Ini yang saya ketawa, seharusnya masyarakat Indonesia berterimakasih. Saya pernah ngalamin kenapa saya ajak anak saya, saya pernah sakit di hotel dan tidak bisa bangun. Hampir mati saya. Berjuang untuk bangsa dan negara hampir mati," ujar Nurhayati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

"Kemudian saya berpikir karena ini perjalanan panjang dan melelahkan apa salahnya saya ajak anak saya, biaya saya sendiri," jelasnya.

Maka itu, lanjut dia, seluruh kalangan yang mempermasalahkan hal tersebut harus berpikir secara positif. Pasalnya, keluarga para anggota delegasi yang ikut dinilainya berkorban pula.

"Harusnya masyarakat teman-teman elite siapapun meributkan ini harusnya mereka berterimakasih. Karena mereka biaya sendiri untuk bangsa dan negara, berkorban. Bisa dicek silakan, kalau saya sangat terbuka," tegasnya.

Sebagai Ketua Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP), Nurhayati mengaku pernah mendadak sakit saat akan mewakili Indonesia di negara lain dan saat itu dia tidak ditemani oleh siapapun. Maka itu, dia merasakan, seperti apa pentingnya keluarga untuk anggota dewan yang bertugas.

Nurhayati menilai hal tersebut adalah sebuah pengabdian terhadap dirinya sebagai anggota DPR. Bukan ajang untuk tempat mencari uang dan mencari pekerjaan.

"Saya ingin budaya kita diubah, mari kita lebih apresiasi daripada mengecam, karena memberikan apresiasi itu sebuah rasa syukur tidak bisa membantu tapi jangan terus mengecam," tandasnya.

PILIHAN:

Delik Tipikor Masuk ke KUHP, Pemerintah-DPR Tak Konsisten

PDIP Tak Masalah Delik Tipikor Masuk ke KUHP
(kri)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved