Memperkuat Jantung Ekonomi Indonesia

Selasa, 15 September 2015 - 10:29 WIB
Memperkuat Jantung Ekonomi...
Memperkuat Jantung Ekonomi Indonesia
A A A
Ibarat sebuah tubuh, jantung merupakan bagian paling penting. Secara umum fungsi jantung adalah untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika jantungnya sehat, maka aliran darah tidak akan ada masalah. Namun sebaliknya, jika dalam jantung terdapat masalah–tersumbat– maka aliran darah dalam tubuh akan terhambat. Bayangkan apabila jantung kita berhenti memompa sedetik saja, artinya tubuh hanya tinggal raga alias mati. Apabila tubuh manusia dikorelasikan dengan ekonomi Indonesia, sama saja.

Melihat kondisi ekonomi yang terjadi sekarang, kondisinya menampakkan gejala kritis. Kekuatan ekonomi Indonesia makin melemah seiring melemahnya rupiah dan tingkat ekspor. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 mencapai 4,7%. Sementara tahun lalu, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1%.

Bisa kita lihat dari data tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin lemah. Masalah ini terjadi karena jantung pertahanan ekonomi Indonesia mengalami masalah serius, baik itu dari faktor internal maupun eksternal. Seperti menurunnya cadangan devisa dan kenaikan harga BBM, selain itu ada ketimpangan dalam APBN serta penanaman investasi yang tidak memberikan hasil memuaskan.

Jika tidak segera ditolong, akibatnya akan sangat fatal. Rakyat kesulitan membeli bahan pangan, pendidikan anak-anak terancam putus, susah mencari pekerjaan, dan lainnya. Contoh riil tersebut merupakan gambaran akan kesulitan rakyat dalam menghadapi masalah ekonomi. Apalagi pada saat ini kondisi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) semakin terpuruk.

Ketika hal ini dibiarkan, akan timbul jurang antara pemerintah dan rakyat atau si kaya dan si miskin. Oleh sebab itu, untuk memperkuat jantung ekonomi Indonesia kembali, harus ada kerja sama bagus antara pemerintah dan para pengusaha, baik dalam skala mikro ataupun makro. Pemerintah dan pengusaha harus bekerja sama atau bersinergi untuk menggerakkan sektor riil sebagai jantung pertahanan ekonomi.

Dengan mengintegrasikan dua variabel ini, diharapkan tercapai tujuan bersama untuk kebaikan seluruh masyarakat. Selain itu, dibutuhkan pula sebuah patriotisme ekonomi-meminjam istilah menteri keuangan Amerika Serikat, Jack Lew–yang dapat membawa Indonesia pada kesuksesan. Sebab dengan berjamaahlah kita bisa menjadi kuat.

Meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam (SDA), tapi kondisi masyarakatnya sulit diajak berjamaah untuk mengelola alamnya. Karena itu, sebagian rakyat hidup dalam kemiskinan. Tentu kita tidak ingin negara ini menyandang status sebagai negara yang menerima curse of wealth (kutukan kekayaan), yakni negara dengan SDA melimpah, tapi rakyatnya hidup miskin.

Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya jika jantung pertahanan ekonomi kita dikuatkan melalui jamaah. Wallahu alam bi al-shawab .

AMARTA RISNA DIAH FAZA
Mahasiswi Jurusan Ekonomi Islam, Aktivis HMI dan Peneliti Muda di Monash Institute UIN Walisongo Semarang
(ftr)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved