Fahri Hamzah Sebut Pertemuan Setya-Trump Adalah Hal Biasa
Selasa, 08 September 2015 - 12:11 WIB
Fahri Hamzah Sebut Pertemuan Setya-Trump Adalah Hal Biasa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta seluruh kalangan masyarakat tak berpikir negatif terkait pertemuan Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan beberapa anggota delegasi DPR lainnya yang telah bertemu dengan Donald Trump.
Menurut Fahri, pertemuan tersebut murni antara pengusaha. Pasalnya, Donald Trump yang juga bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) adalah pengusaha sukses yang juga berinvestasi di Indonesia.
"Itu bukan kampanye, ini belum masa kampanye jadi jangan difitnah. Itu biasa itu pejabat kalau dari luar ketemu pejabat itu biasa," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, adalah hal yang biasa jika anggota DPR atau senator bertemu dengan pengusaha lokal. Kongres Amerika pun saat kunjungan ke Indonesia bertemu juga dengan pengusaha Indonesia.
"Malah munafik kalau keluar negeri tak ketemu pengusaha karena kita ingin tahu keadaan bisnis di negara itu. Kemarin itu kongres Amerika ke sini ketemu pengusaha karena anggota kongres itu pengusaha juga," tegasnya.
Maka itu, Fahri berharap masyarakat dan juga media tidak berlebihan dalam menanggapi isu pertemuan Ketua DPR dengan Donald Trump. Daripada mempermasalahkan itu, lebih baik seluruh kalangan bersama-sama memikirkan negara yang diambang krisis.
"Sudahlah kita ini berlebihan, serangan kepada DPR itu berlebihan. Uang tuh enggak ada di sini, uang itu adanya di eksekutif. Coba berpikir positif," tandasnya.
Pilihan:
Ini 5 Kasus Ditangani Buwas yang Diintervensi Pemerintah
Menurut Fahri, pertemuan tersebut murni antara pengusaha. Pasalnya, Donald Trump yang juga bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) adalah pengusaha sukses yang juga berinvestasi di Indonesia.
"Itu bukan kampanye, ini belum masa kampanye jadi jangan difitnah. Itu biasa itu pejabat kalau dari luar ketemu pejabat itu biasa," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, adalah hal yang biasa jika anggota DPR atau senator bertemu dengan pengusaha lokal. Kongres Amerika pun saat kunjungan ke Indonesia bertemu juga dengan pengusaha Indonesia.
"Malah munafik kalau keluar negeri tak ketemu pengusaha karena kita ingin tahu keadaan bisnis di negara itu. Kemarin itu kongres Amerika ke sini ketemu pengusaha karena anggota kongres itu pengusaha juga," tegasnya.
Maka itu, Fahri berharap masyarakat dan juga media tidak berlebihan dalam menanggapi isu pertemuan Ketua DPR dengan Donald Trump. Daripada mempermasalahkan itu, lebih baik seluruh kalangan bersama-sama memikirkan negara yang diambang krisis.
"Sudahlah kita ini berlebihan, serangan kepada DPR itu berlebihan. Uang tuh enggak ada di sini, uang itu adanya di eksekutif. Coba berpikir positif," tandasnya.
Pilihan:
Ini 5 Kasus Ditangani Buwas yang Diintervensi Pemerintah
(maf)