Yasonna Sebut Jatah Menteri untuk PAN Urusan Presiden
Rabu, 02 September 2015 - 17:32 WIB
Yasonna Sebut Jatah Menteri untuk PAN Urusan Presiden
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyambut baik langkah Partai Amanat Nasional (PAN) yang menyatakan bergabung dengan pemerintah.
Yasonna menegaskan, dukungan PAN bukan berati bergabung bersama Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Sebab, menurutnya tidak ada lagi KIH maupun Koalisi Merah Putih (KMP). Namun, yang paling penting adalah bagaimana seluruhnya bersatu memjaukan bangsa Indonesia.
Dia tak dapat menyimpulkan, apakah dengan masuknya PAN akan ada menteri yang diambil dari partai berlambang matahari itu.
"Itu (jatah menteri) urusan presiden. Tapi kita sambut partai apapun. Enggak ada KIH atau KMP. Kita ngomongin bangsa. KMP pada pemerintah oke jadi jangan dikotak-kotakan," ujar Yasonna di Kompleks Parlemmen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku tidak mengetahui partai lain yang akan ikut menyusul bergabung dengan pemerintah. Namun, Yasonna mengatakan, pihaknya akan menerima siapapun yang mendukung jalannya pemerintah.
"Kita welcome. Kita tetap ajak siapapun yang dukung pemerintah melakukan pembangunan bangsa," tandasnya.
PILIHAN:
Isu Pencopotan Budi Waseso Dinilai Cuma Psy War
Menkumham Nilai Cara Kerja Budi Waseso Timbulkan Kegaduhan
Yasonna menegaskan, dukungan PAN bukan berati bergabung bersama Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Sebab, menurutnya tidak ada lagi KIH maupun Koalisi Merah Putih (KMP). Namun, yang paling penting adalah bagaimana seluruhnya bersatu memjaukan bangsa Indonesia.
Dia tak dapat menyimpulkan, apakah dengan masuknya PAN akan ada menteri yang diambil dari partai berlambang matahari itu.
"Itu (jatah menteri) urusan presiden. Tapi kita sambut partai apapun. Enggak ada KIH atau KMP. Kita ngomongin bangsa. KMP pada pemerintah oke jadi jangan dikotak-kotakan," ujar Yasonna di Kompleks Parlemmen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku tidak mengetahui partai lain yang akan ikut menyusul bergabung dengan pemerintah. Namun, Yasonna mengatakan, pihaknya akan menerima siapapun yang mendukung jalannya pemerintah.
"Kita welcome. Kita tetap ajak siapapun yang dukung pemerintah melakukan pembangunan bangsa," tandasnya.
PILIHAN:
Isu Pencopotan Budi Waseso Dinilai Cuma Psy War
Menkumham Nilai Cara Kerja Budi Waseso Timbulkan Kegaduhan
(kri)