Ngotot Bangun Gedung Baru, DPR Diminta Utamakan Kinerja
Sabtu, 29 Agustus 2015 - 20:02 WIB
Ngotot Bangun Gedung Baru, DPR Diminta Utamakan Kinerja
A
A
A
JAKARTA - DPR genap berusia 70 tahun pada 29 Agustus 2015, tanpa apresiasi, DPR justru mendapat hujan kritik terhadap minimnya hasil kinerja kedewanan selama 11 bulan setelah dilantik.
Bahkan, mantan Ketua DPR berpesan agar DPR dapat meningkatkan kinerja kedewanan khususnya pada legislasi dan pengawasan ketimbang melanjutkan tujuh proyek pembangunan DPR.
"Kalau saya berpendapat sebaiknya DPR itu pertama-tama memprioritaskan pelaksanaan fungsi-fungsi dewan yakni, fungsi anggaran, fungsi legislasi, dan fungsi pengawasan. Saya pikir itu yang lebih diutamakan," kata mantan Ketua DPR ke-13 periode 1999-2005, Akbar Tanjung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.
Akbar berpandangan, tujuh proyek pembangunan DPR merupakan salah satu sarana untuk mendukung DPR dalam menjalankan fungsinya. Tapi tentunya, yang paling utama adalah DPR dapat meningkatkan kinerjanya agar masyarakat bisa merasakan langsung bahwa DPR telah melaksanakan fungsinya secara baik dan sungguh-sungguh.
"Baru setelah itu dewan bisa mengambil langkah berikutnya berkaitan dengan penyediaan fasilitas yang dibutuhkan meningkatkan fungsi. Tapi terlebih dahulu fungsi itu dulu yang perlu jadi prioritas," ujar mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.
Menurut Akbar, DPR periode ini masih minim dalam menjalankan fungsi legislasi karena, baru tiga RUU yang sudah disahkan dan itupun sebagian besarnya merupakan hasil revisi Perppu.
Karena itu, sebaiknya DPR memfokuskan dulu fungsinya tanpa mengurangi pentingnya variabel lainnya. "Pelaksanaan fungsi dewan harus kita utamakan, kualitas anggota dewan juga diharapkan meningkat dengan pelaksanaan fungsi tadi itu," ungkapnya.
Pilihan:
Biaya Bikin Website Revolusi Mental Perlu Diinvestigasi
Bahkan, mantan Ketua DPR berpesan agar DPR dapat meningkatkan kinerja kedewanan khususnya pada legislasi dan pengawasan ketimbang melanjutkan tujuh proyek pembangunan DPR.
"Kalau saya berpendapat sebaiknya DPR itu pertama-tama memprioritaskan pelaksanaan fungsi-fungsi dewan yakni, fungsi anggaran, fungsi legislasi, dan fungsi pengawasan. Saya pikir itu yang lebih diutamakan," kata mantan Ketua DPR ke-13 periode 1999-2005, Akbar Tanjung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.
Akbar berpandangan, tujuh proyek pembangunan DPR merupakan salah satu sarana untuk mendukung DPR dalam menjalankan fungsinya. Tapi tentunya, yang paling utama adalah DPR dapat meningkatkan kinerjanya agar masyarakat bisa merasakan langsung bahwa DPR telah melaksanakan fungsinya secara baik dan sungguh-sungguh.
"Baru setelah itu dewan bisa mengambil langkah berikutnya berkaitan dengan penyediaan fasilitas yang dibutuhkan meningkatkan fungsi. Tapi terlebih dahulu fungsi itu dulu yang perlu jadi prioritas," ujar mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.
Menurut Akbar, DPR periode ini masih minim dalam menjalankan fungsi legislasi karena, baru tiga RUU yang sudah disahkan dan itupun sebagian besarnya merupakan hasil revisi Perppu.
Karena itu, sebaiknya DPR memfokuskan dulu fungsinya tanpa mengurangi pentingnya variabel lainnya. "Pelaksanaan fungsi dewan harus kita utamakan, kualitas anggota dewan juga diharapkan meningkat dengan pelaksanaan fungsi tadi itu," ungkapnya.
Pilihan:
Biaya Bikin Website Revolusi Mental Perlu Diinvestigasi
(maf)