Penegak Hukum Kesampingkan Potensi Kerugian Negara

Senin, 24 Agustus 2015 - 21:58 WIB
Penegak Hukum Kesampingkan...
Penegak Hukum Kesampingkan Potensi Kerugian Negara
A A A
BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) sepakat tidak langsung menjadikan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut ada potensi kerugian negara sebagai suatu perkara hukum.

Hal tersebut disepakati para penegak hukum dalam rapat pengarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada para gubernur, Kapolda dan Kepala Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Tadi presiden, dihadiri Ketua KPK, Polri dan Jaksa Agung bersepakat bahwa kata-kata 'dapat', kata-kata potensial merugikan negara itu akan dikesampingkan bila belum terbukti ada kesalahan," ujar Menteri koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2015).

Sehingga, penyerapan anggaran daerah diharapkan tidak lagi tersendat. Dan program-program di daerah bisa dikerjakan tanpa kekhawatiran.

"Masalah hukum ini yang menjadi isu sehingga penyerapan anggaran itu agak tersendat. Sampai saat ini belanja modal baru 20 persenan. Ini menurut kita sangat lambat," katanya.

Kata dia, rendahnya penyerapan anggaran daerah saat ini disebabkan adanya ketakutan dari para kepala daerah terjerat kriminalisasi oleh penegak hukum, jika menggunakan anggaran. Diketahui, tak sedikit pemerintah daerah mengendapkan uang negara di bank pemerintah.

Pilihan:

Jokowi Panik Aturan Berbahasa Indonesia Pekerja Asing Dihapus

Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Demi Penegakan Hukum...
Demi Penegakan Hukum yang Lebih Luas, LQ Lawfirm Terus Berbenah
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved