Bangun Desa Selamatkan Kota

Rabu, 05 Agustus 2015 - 08:01 WIB
Bangun Desa Selamatkan...
Bangun Desa Selamatkan Kota
A A A
MUHAMMAD FADHIL
Mahasiswa Teknik Penerbangan,
Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung

Sudah menjadi hal yang wajar bagi para penduduk yang tinggal di perkotaan besar seperti Jakarta dan sekitarnya bahwa banyak orang yang berada di sana merupakan pendatang.

Urbanisasi sudah menjadi masalah selama beberapa dekade ke belakang. Magnet perkotaan memang sangat kuat. Namun, halinisudahdi luar batas normal. Daya topang kotakota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya sudah melewati batas. Pada arus mudik tahun ini diperkirakan akan ada 70.000 pendatang baru di Jakarta dan sebagian besar merupakan tenaga kerja tanpa keahlian.

Kita tidak bisa melarang penduduk desa untuk pergi ke kota. Kita juga tidak bisa mencampakkan orang-orang yang berada di bawah garis kemiskinan. Sudah menjadi hal yang wajar bahwa perdesaan Indonesia tidak menawarkan sesuatu yang menarik untuk penduduknya.

Hal ini karena fokus pembangunan ada di perkotaan karena memang di sanalah banyak orang tinggal. Pemerintah bisa melakukan pembangunan desa dengan fokus tertentu, tidak harus membangun semua fasilitas secara simultan, namun membangun satu aspek secara maksimal yang nanti bisa menarik investor untuk membangun fasilitas lain.

Kita bisa ambil contoh dengan pembangunan infrastruktur transportasi. Banyak desadesa di Sumatera yang menghasilkan hasil perkebunan yang melimpah. Dengan ada infrastruktur transportasi yang mumpuni dan modern, hasil perkebunan akan terserap ke berbagai daerah dan investor tertarik untuk menanam modal di sektor perkebunan, dan akan membuka lapangan pekerjaan baru.

Contoh yang lain yaitu bidang pariwisata. Pemerintah dapat membangun infrastruktur dan fasilitas pariwisata yang modern di desa-desa di Sulawesi, yang akan menarik wisatawan, dan membuat investor tertarik untuk membangun fasilitas pariwisata lain seperti hotel dan pusat perbelanjaan yang akan menyerap banyak warga lokal.
(bbg)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved