KPK Sita 700 Dolar AS dan Sejumlah Dokumen

Minggu, 12 Juli 2015 - 04:00 WIB
KPK Sita 700 Dolar AS...
KPK Sita 700 Dolar AS dan Sejumlah Dokumen
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di beberapa lokasi yang diduga menyimpan alat bukti kasus dugaan suap yang melibatkan tiga hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, penggeledahan dilakukan di rumah empat tersangka.

Mereka adalah Hakim Tripeni Iriyanto Putro, Hakim Amir Fauzi, dan Hakim Dermawan Ginting. Selain itu, penyidik juga menggeledah salah satu rumah dinas panitera sekaligus Sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan.

"Pada hari ini (kemarin), untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah kepada hakim PTUN Medan, penyidik melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, yaitu rumah dinas TIP (Tripeni Iriyanto Putro, AF (Amir Fauzi), DG (Dermawan Ginting), dan SY (Syamsir Yusfan," kata Priharsa saat dihubungi Sindonews, Sabtu (11/7/2015) malam.

Dilanjutkan, penggeledahan rumah milik Hakim Tripeni batal dilakukan. Menurut Priharsa, hal itu lantaran penyidik tidak dapat masuk ke dalam rumah karena posisinya yang terkunci rapat. Sehingga penyidik mengalami kesulitan.

Dia mengaku penyidik masih terus memburu bukti-bukti terkait perkara Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara (Sumut) Tahun Anggaran 2012 dan 2013 yang diperkarakan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) Achmad Fuad Lubis.

Priharsa juga mengatakan penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Lebih lanjut Priharsa mengatakan telah menemukan uang 700 dolar AS dari penggeledahan yang ditemukan di kediaman Syamsir. Sementara dari rumah Dermawan dan Kantor PTUN berhasil diamankan sejumlah dokumen.

Seperti diketahui, pada Kamis, 9 Juli 2015 pukul 10.00 WIB, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga hakim PTUN, satu panitera sekaligus Sekretaris PTUN, serta satu pengacara.

Kelimanya diduga tersangkut kasus Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara (Sumut) Tahun Anggaran 2012 dan 2013. Kelimanya ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat, 10 Juli 2015.

PILIHAN:
KPK Resmi Tahan 5 Tersangka Suap Hakim PTUN Medan
(zik)
Berita Terkait
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
KPK Sebut Kenaikan Gaji...
KPK Sebut Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Perilaku korupsi, tapi...
Kronologi KPK Tangkap...
Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta
KPK Juga Tetapkan Wakil...
KPK Juga Tetapkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Tersangka Gratifikasi
KY Gandeng Polri dan...
KY Gandeng Polri dan KPK Usut Hakim Nakal
Kasus Dugaan Suap, KPK...
Kasus Dugaan Suap, KPK Kembali Periksa Wakil Ketua PN Surabaya
Berita Terkini
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved