Izinkan Poltik Dinasti, MK Dinilai Tidak Adil

Sabtu, 11 Juli 2015 - 13:43 WIB
Izinkan Poltik Dinasti,...
Izinkan Poltik Dinasti, MK Dinilai Tidak Adil
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR kecewa dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus pasal tentang larangan politik dinasti. MK dinilai tidak mamahami niat pembentukkan pasal tentang hal itu.

"Saya pribadi, kami Komisi II DPR kecewa apa yang diputuskan MK," ujar Ahmad Riza Patria dalam diskusi polemik Sindo Trijaya Network bertajuk Petahana Petaka Demokrasi di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2015).

Majelis Hakim MK pada Rabu 8 Juli lalu memutuskan membatalkan Pasal 7 huruf r Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. (Baca:Politik Dinasti Diizinkan, Bawaslu Diminta Kuatkan Pengawsan)

MK menilai pasal tentang larangan bagi calon kepala daerah yang memiliki konflik kepentingan dengan petahanan atau kepala daerah sebelumnya itu melanggar konstitusi.

Riza menilai MK tidak melihat latar belakang pembentukan pasal yang mengatur politik dinasti tersebut. "MK seolah bicara keadilan hak politik warga, namun itu hanya keluarga petahana tapi tidak adil ke warga yag lebih besar," kata politikus Partai Gerindra ini.

Dia menilai politik dinasti tidak adil karena tidak dipungkiri petahana sulit dilawan. Apalagi, kata dia, petanana bisa menyelipkan bantuan sosial atau bantuan lainnya untuk meningkatkan elektabilitasnya.


PILIHAN:


Acapkali Blunder, Pejabat Lingkar Istana Layak Direshuffle
(dam)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Berita Terkini
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved