Fadli Zon: Banyak yang Gagal Paham Soal Dana Aspirasi
Kamis, 09 Juli 2015 - 14:20 WIB
Fadli Zon: Banyak yang Gagal Paham Soal Dana Aspirasi
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan, sikap DPR terhadap pengajuan Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dana aspirasi, tidak akan melunak.
Meski pemerintah telah menyatakan menolak, Fadli mengatakan, para anggota DPR tetap akan meneruskan pembahasan mekanisme pengajuan dana aspirasi pada masa sidang berikutnya.
"Setelah reses tetap akan diajukan. Di daerah saya, Kabupaten Bogor, semua masyarakat setuju. 100 persen mendukung dana aspirasi. Ini banyak yang gagal paham dengan usulan program ini," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, dana aspirasi merupakan usulan program di daerah dan bukan merupakan nomenklatur baru di dalam sistem penganggaran pembangunan yang dilakukan pemerintah.
"Kita tak meminta dana. Ini persoalan memahami pernyataan ada program yang diusulkan melalui wakilnya dari daerah. Dan usulan itu kemudian disampaikan ke pemerintah," ungkapnya.
"Dananya sudah ada di DAK (Dana Alokasi Khusus). Dana ada, nomenklatur ada. Terus masalahnya di mana?" imbuhnya.
Pilihan:
Istana Minta Maaf Salah Ketik Nama BIN
Politikus PDIP Ini Geram Istana Salah Terus
Meski pemerintah telah menyatakan menolak, Fadli mengatakan, para anggota DPR tetap akan meneruskan pembahasan mekanisme pengajuan dana aspirasi pada masa sidang berikutnya.
"Setelah reses tetap akan diajukan. Di daerah saya, Kabupaten Bogor, semua masyarakat setuju. 100 persen mendukung dana aspirasi. Ini banyak yang gagal paham dengan usulan program ini," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, dana aspirasi merupakan usulan program di daerah dan bukan merupakan nomenklatur baru di dalam sistem penganggaran pembangunan yang dilakukan pemerintah.
"Kita tak meminta dana. Ini persoalan memahami pernyataan ada program yang diusulkan melalui wakilnya dari daerah. Dan usulan itu kemudian disampaikan ke pemerintah," ungkapnya.
"Dananya sudah ada di DAK (Dana Alokasi Khusus). Dana ada, nomenklatur ada. Terus masalahnya di mana?" imbuhnya.
Pilihan:
Istana Minta Maaf Salah Ketik Nama BIN
Politikus PDIP Ini Geram Istana Salah Terus
(maf)