Bea Cukai Harus Berantas Perdagangan Rokok Ilegal

Rabu, 01 Juli 2015 - 09:17 WIB
Bea Cukai Harus Berantas...
Bea Cukai Harus Berantas Perdagangan Rokok Ilegal
A A A
BATAM - Peredaran rokok ilegal dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri) cukup memprihatinkan.

Penerapan free trade zone (FTZ) di kawasan industri Indonesia bagian barat tersebut justru menjadi celah para penyelundup untuk mengedarkan dan memperjualbelikan rokok tanpa cukai ke luar kawasan Batam. Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Yudi Kurnain meminta Bea dan Cukai Tipe B Kota Batam turun tangan mengawasi maraknya perdagangan rokok ilegal ini. Berdasarkan pengamatannya selama ini, peredaran rokok ilegal dari Batam ke daerah lain akibat lemahnya pengawasan.

”Presiden kemarin sudah bilang, segala yang ilegal wajib ditertibkan. Pengawasan di lapangan juga sangat lemah,” kata Yudi kepada KORAN SINDO kemarin. Yudi mengatakan lemahnya pengawasan sebetulnya bisa dibenahi melalui pengetatan pintu masuk dan keluar barang dari dan ke Batam, terutama untuk barang-barang yang menuju daerah sekitar Batam di mana mereka tidak lagi menerapkan FTZ area.

”Itu kan sudah menjadi tugas mereka (Bea Cukai). Kalau perlu, periksa semua pintu masuk ke Batam,” ujarnya. Adapun kerugian negara atas penyelundupan rokok ilegal ini menurut Yudi mencapai puluhan miliar per bulan di mana penerimaan Batam dari cukai rokok resmi saja hanya Rp3 miliar per tahun. ”Semua instansi terkait harus lebih tingkatkan pengawasan,” ujarnya.

Yudi menambahkan, sebetulnya fokus Bea Cukai juga tidak boleh hanya soal rokok ilegal semata, sebab penyelundupan dengan memanfaatkan FTZ mencakup barang lainnya seperti beras maupun telepon seluler. ”Kita banyak laporan dari warga. Petugas Bea Cukai banyak yang pura-pura tak tahu. Seolah-olah penyelundupan itu tak terjadi,” tandas Yudi.

Direktur Penerimaan dan Kepabeanan Ditjen Bea Cukai Heru Pambudi menjelaskan, ada tiga strategi antisipasi yang dilakukan oleh pihaknya untuk mencegah penyelundupan rokok ilegal melalui Batam. Pertama adalah strategi keluar, kemudian strategi ke daerah-daerah tujuan penyeludupan, dan yang ketiga strategi tengah.

”Untuk strategi keluar kita utamakan operasi di pantai timur Sumatera, sedangkan tengah kita gunakan patroli,” ucapnya. Dengan tiga strategi ini, Heru mengklaim ada penurunan jumlah penyeludupan barang khususnya rokok ilegal menuju daerah luar Batam. ”Datanya masih kita susun, tapi yang pasti ada dampaknya,” tuturnya. Heru membantah apabila pihaknya disebut lemah dalam mengawasi pintu-pintu keluar masuk barang di Batam.

Menurutnya, para pelaku penyelundupan memang menggunakan banyak modus untuk mengelabui petugas sehingga perlu juga kerja sama dari semua pihak untuk memberantasnya. Kepala Bidang Penindakan dan Penyelidikan (P2) Bea Cukai Batam Kunto Prasti memastikan pihaknya terus mengintensifkan patroli di daerah-daerah rawan penyeludupan serta memetakan daerah yang kerap menjadi pintu masuk maupun keluar barang ilegal.

”Kita intensifkan kegiatan patroli, pemetaan kerawanan,” ucapnya. Koordinasi dengan sejumlah pihak, dalam hal ini Polisi Air (Polair) Batam juga terus diintensifkan. Terutama dalam menjaga daerah-daerah timur Sumatera yang disebut menjadi tujuan para penyeludup. ”Kita terus koordinasi dengan kantor-kantor di sepanjang pantai timur Sumatera,” imbuhnya.

Kunto melanjutkan, adapun modusnya para pelaku penyelundup adalah dengan memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan kecil yang dianggap tidak mendapat pengawasan petugas, sehingga diharapkan bisa membawa barang ilegal ke daerah lain. ”Modus mereka gunakan pelabuhan tikus dengan menggunakan kapal berkecepatan sangat tinggi,” pungkasnya.

Dian ramdhani/ iwan sahputra
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Arief Pramuhanto Tulis Surat dari Penjara dan Bantah Korupsi
Golkar Sebut Pemilu...
Golkar Sebut Pemilu 2029 Bisa Gunakan Sistem e-Voting asal Prasyarat Ini Dipenuhi
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved