Golkar Agung Tolak Dana Aspirasi dan Revisi UU KPK

Senin, 22 Juni 2015 - 21:43 WIB
Golkar Agung Tolak Dana...
Golkar Agung Tolak Dana Aspirasi dan Revisi UU KPK
A A A
JAKARTA - Partai Golkar kubu Agung Laksono menolak usulan program pembangunan daerah pemilihan (UP2DP) atau biasa disebut dana aspirasi daerah pemilihan (dapil) sebesar Rp20 miliar per anggota DPR setiap tahunnya.

Bukan hanya dana aspirasi, Golkar Agung juga menolak adanya revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran akan melemahkan kewenangan KPK.

Ketua DPP Golkar Kubu Agung, Leo Nababan menilai antara kubunya dengan Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) memiliki pandangan berbeda.
Pasalnya, lanjut Leo, Golkar Ical di DPR telah memberikan dukungan terkait adanya dana aspirasi dan revisi UU KPK.

"Biarlah rakyat yang tahu mana Golkar putih dan mana Golkar hitam. Kami menolak, karena itu bukan tugas pokok dan fungsi atau domain DPR," ujar Leo di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Menurut Leo, tupoksi DPR adalah membuat legislasi, budgeting dan melakukan pengawasan. Dia pun mempertanyakan sampai saat ini DPR belum juga menghasilkan satu pun UUD.

"Eksekusi dana aspirasi itu pemerintah, pembangunan akan timpang tindih jika dana aspirasi ini tetap dilakukan. Sedangkan sampai saat ini DPR ini sudah di garis mengkhawatirkan, karena belum ada UUD yang dihasilkan," tegasnya.

Sementara untuk revisi UU KPK, dia menambahkan, alasan DPR memperkuat KPK tidak bisa dibenarkan jika yang direvisi adalah kewenangan dalam hal penyadapan, penuntutan dan penindakan.

"Bagaimana KPK mau berantas, kalau UU, penuntutan, penyadapan dan penindakan dicabut? Biarlah rakyat yang menilai mana Golkar putih dan hitam," tandas Leo.

PILIHAN:
DPR Klaim Dana Aspirasi Sejalan dengan Nawacita Jokowi

KPK Minta Menkumham Yasonna Patuhi Instruksi Jokowi
(kri)
Berita Terkait
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
KPK Diminta DPR dan...
KPK Diminta DPR dan Dewas Segera Sampaikan Laporan Kinerja
Dewas Keluhkan Tak Punya...
Dewas Keluhkan Tak Punya Kewenangan, DPR Tawarkan UU KPK Direvisi Lagi
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Komisi II DPR Klaim...
Komisi II DPR Klaim Revisi UU Pemilu Kali Ini Bersifat Kontinu
Anggota DPR Ini Apresiasi...
Anggota DPR Ini Apresiasi KPK Pajang Tersangka Korupsi
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved