Pilkada Serentak 2015 Terancam Mundur

Kamis, 11 Juni 2015 - 03:24 WIB
Pilkada Serentak 2015...
Pilkada Serentak 2015 Terancam Mundur
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan Pilkada serentak pada Desember 2015 terancam mundur. Perkaranya, dana pengawasan dan pengamanan pilkada belum masih belum tercukupi, bahkan belum dianggarkan.

"Separuh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) belum ada anggaran, untuk kemanan polisi juga belum ada anggarannya, KPU juga belum cukup. Ini lampu kuning bagi pelaksanaan pilkada serentak," kata Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Fraksi PAN di Komisi II DPR, Yandri Susanto kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 10 Juni kemarin.

Yandri mendapatkan laporan, tersendatnya penganggaran pengawasan pilkada ini lantaran rekening Panitia Pengawas (Panwas) di daerah tidak diakui oleh Pemerintahan Daerah (Pemda). Sehingga, Panwas tidak bisa mencairkan dana hibah untuk pengawasan.

"Mendagri perlu ada terobosan hukum. Perlu membuat jalan keluar yang tidak diatur oleh hukum aturan UU," jelas Sekretaris Fraksi PAN itu.

Oleh karena itu, DPR akan melakukan rapat gabungan (ragab) dengan Komisi III, Kapolri, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), KPU, Bawaslu, Pimpinan DPR, dan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk mencari titik temu atau mencari solusi atas persoalan dana pengawasan dan pengamanan. "Minggu depan kita akan lakukan rapat gabungan," ujar Yandri.

Namun apabila menemukan kebuntuan dlaam rapat tersebut, maka mau tidak mau pilkada harus diundur. Karena, pengawasan dan pengamanan merupakan variabel yang penting dalam pelaksanaan pilkada serentak. Jika dipaksakan lanjut sesuai jadwal, maka akan terjadi pilkada yang karut marut.

"Kalau Menkeu tidak bisa menyediakan uang, perlu dipikirkan untuk menunda pilkada serentak. Mau bagaimana? Ini pilkada serentak loh di 269 daerah, bagaimana kalau tidak ada pengawasan dan pengamanan?" tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa berpendapat, seharusnya dana pengamanan pilkada sudah termasuk ke dalam anggaran penyelenggaraan pilkada yang KPU minta kemarin. Karena pengamanan merupakan variabel yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pilkada. "Itu masuk ke dana pilkada yang tidak bisa dipisahkan," kata Saan.

Menurut Saan, seharusnya dana pengawasan dan pengamanan ini sudah harus ada pada tahapan pendaftaran tanggal 22 Juni mendatang. "Pada saat pendaftaran ke KPU sampai penetapan pasangan pemenang itu yang lebih pentingnya," tegasnya.

Saan mengkhawatirkan, kalau anggaran pengawasan dan pengamanan belum juga terpenuhi, kualitas pilkada pun menjadi kurang legitimasinya. Karena salah satu persyaratan pilkada adalah jujur dan adil (jurdil), yang mana harus ada kontrol dari pengawas dan pihak pengamanan.

"Maka bagi saya sangat penting adanya dana pengawasan. Pemerintah harus bisa mengalokasikan dana pengawasan dan pengamanan," tutup Saan.

PILIHAN:

60% Panwas Pilkada Tak Punya Anggaran

KPU: Kesiapan Pilkada Sudah 75%

DPR Sebut Anggaran Pilkada Mandek Karena Kurang Koordinasi
(hyk)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
2 Tersangka Kasus Kuota...
2 Tersangka Kasus Kuota Haji Segera Ditahan, Asep Guntur Rahayu: Minggu Ini atau Minggu Depan
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Wali Kota Agustina Inisiasi...
Wali Kota Agustina Inisiasi Program Waras Ekonomi, UMKM Semarang Kini Terhubung dalam Satu Platform
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved