Polisi Ciduk Mucikari dan Dua Pekerja Seks

Rabu, 27 Mei 2015 - 09:02 WIB
Polisi Ciduk Mucikari...
Polisi Ciduk Mucikari dan Dua Pekerja Seks
A A A
DEPOK - Polisi mengamankan seorang mucikari dan dua pekerja seks komersial (PSK) dari sebuah rumah yang berada di Desa Bakti Jaya, Sukmajaya, Depok.

Mereka digerebek saat polisi melakukan razia gabungan pada Senin (25/5) malam. Satu di antaranya kedapatan setelah baru saja melayani pria hidung belang. NN, 17, salah satu PSK hanya bisa menangis ketika polisi membawanya ke kantor polisi. Seluruh perempuan yang diduga terlibat praktik prostitusi itu digelandang dengan menggunakan Toyota Avanza silver milik kepolisian. ”Saya baru pertama kali melakukan ini, malam ini,” kata NN. Dia mengaku warga Jembatan Serong.

Dia terpaksa menjadi PSK karena desakan ekonomi. Dia diiming-imingi akan memperoleh Rp600.000. Sedangkan B saat ini masih menunggu kelulusan sekolah dari hasil mengikuti ujian paket C. Dia terjun menjadi PSK dari kenalannya. ”Saya awalnya kenal sama S untuk minta dicariin lelaki,” ucapnya. S ini diduga seorang mucikari yang menjadi penyambung NN dan perempuan lainnya dengan pria hidung belang. Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pihaknya masih menggali keterangan lebih lanjut pada tiga perempuan ini terkait praktik prostitusi di Depok.

Polisi belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait siapa dan bagaimana asal-usul secara detail para perempuan yang ditangkap oleh anggotanya itu. ”Nanti kita informasikan hasil keterangan lebih lanjutnya,” kilahnya. Diberitakan sebelumnya, aparat Polsek Pancoran Mas, Depok, mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan kalangan pelajar. Kasus ini terungkap setelah Agus, orang tua R, remaja usia 16 tahun, yang menjadi korban melapor ke polisi.

R yang baru duduk di bangku kelas 1 SMK swasta di Depok ini mengaku dijual ke pria hidung belang oleh D, salah satu teman sekolahnya. Di hadapan penyidik, D mengaku mendapat upah Rp100.000 untuk satu kali transaksi. D tidak membantah bahwa dia diminta memasok anak baru gede (ABG) oleh seorang mucikari.

R ratna purnama
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved