Jokowi Minta KPK Jaga Kewibawaan Lembaga Penegak Hukum Lain
Kamis, 21 Mei 2015 - 09:31 WIB
Jokowi Minta KPK Jaga Kewibawaan Lembaga Penegak Hukum Lain
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tiga lembaga penegak hukum yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) harus bersih, kuat dan saling bersinergi supaya mendapat kepercayaan masyarakat.
Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan korupsi harus dilawan. Maka itu, semua pihak harus berkomitmen dan bekerja sama dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"Saya menaruh harapan besar kepada kepolisian, KPK dan kejaksaan," ujar Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2015).
Hal itu disampaikan Jokowi saat mengumumkan sembilan nama panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (Capim) KPK sebelum berangkat kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur.
Jokowi menambahkan, KPK sebagai lembaga negara harus berwibawa dan menjadi kewibawaan lembaga lainnya. Meskipun tidak menyebut secara spesifik, hal itu dimungkinkan merujuk ke lembaga Polri dan Kejagung. Diketahui, KPK dan Polri kerap bersitegang.
"KPK berperan dalam menjaga kewibawaan lembaga lain melalui pemerintahan yang bersih, menjadi bagian penting dari semangat reformasi," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan korupsi harus dilawan. Maka itu, semua pihak harus berkomitmen dan bekerja sama dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"Saya menaruh harapan besar kepada kepolisian, KPK dan kejaksaan," ujar Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2015).
Hal itu disampaikan Jokowi saat mengumumkan sembilan nama panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (Capim) KPK sebelum berangkat kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur.
Jokowi menambahkan, KPK sebagai lembaga negara harus berwibawa dan menjadi kewibawaan lembaga lainnya. Meskipun tidak menyebut secara spesifik, hal itu dimungkinkan merujuk ke lembaga Polri dan Kejagung. Diketahui, KPK dan Polri kerap bersitegang.
"KPK berperan dalam menjaga kewibawaan lembaga lain melalui pemerintahan yang bersih, menjadi bagian penting dari semangat reformasi," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
(kri)