Obok-obok Golkar dan PPP, Yasonna Akui Pamornya Jeblok

Selasa, 12 Mei 2015 - 12:26 WIB
Obok-obok Golkar dan...
Obok-obok Golkar dan PPP, Yasonna Akui Pamornya Jeblok
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly menyadari menjadi sorotan media lantaran konflik Partai Golkar dan PPP. Diakui Yasonna, hal itu tidak jadi masalah meskipun dia dinilai paling negatif dalam bingkai media.

"Karena soal Golkar pasti banyak ininya, PPP (Golkar) sudah pastilah itu," kata Yasonna di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).

Politikus PDIP ini mengatakan, putusan tentang PPP dan Golkar sudah sangat teliti meskipun menuai protes dari banyak kalangan. Berdasarkan hasil pengamatannya, berita tentang dirinya hanya negatif di judul berita sementara isinya tetap sesuai.

"Setelah diteliti di intelijen, kan judulnya bombastis, kontennya tidak, judulnya Menteri Hukumham tidak fair, tapi di dalam, harus dilihat isinya, judul bisa bombastis isi belum tentu," tukasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan survei Political Communication Institute (Polcomm) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly dinilai paling negatif yakni 6,7 persen, Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdjiatno mencapai 6,3 persen.

Lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sebesar 4,1 persen, Menteri BUMN Rini Soemarno sebesar 1,4 persen Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto sebesar 3,1 persen.
(maf)
Berita Terkait
Survei Komnas HAM Ungkap...
Survei Komnas HAM Ungkap Masyarakat Merasa Tak Bebas Kritik Pemerintah
Lakukan Pelanggaran,...
Lakukan Pelanggaran, Kemenkum HAM Cabut Asimilasi Bahar Smith
Kemenkum HAM Ajak Pelaku...
Kemenkum HAM Ajak Pelaku UMKM di Gresik Daftarkan Merek Usaha
Soal COVID-19, Komnas...
Soal COVID-19, Komnas HAM Minta Pemerintah Konsisten Jalankan Kebijakan
JK: Demokrasi Tak Dapat...
JK: Demokrasi Tak Dapat Dipisahkan dari Penegakan HAM
Staf Bapas Sumbawa Terlibat...
Staf Bapas Sumbawa Terlibat Jaringan Narkoba, Kemenkum HAM NTB Proses Pemecatannya
Berita Terkini
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved