Soal COVID-19, Komnas HAM Minta Pemerintah Konsisten Jalankan Kebijakan

Rabu, 29 April 2020 - 14:09 WIB
loading...
Soal COVID-19, Komnas...
Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam menilai pelarangan mudik itu terlambat dikeluarkan. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan beberapa catatan penanganan pandemi COVID-19. Pemerintah dianggap masih belum tegas melaksanakan beberapa aturan yang dibuat.

Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam menilai pelarangan mudik itu terlambat dikeluarkan. Komnas HAM sejak awal mendorong pemerintah untuk membatasi dan melarang mobilitas orang dalam jumlah besar, seperti mudik.

“Kami sangat sayangkan aturannya tidak begitu jelas dalam konteks darurat kesehatan dan bencana nonalam. Belum ada legalitas yang jelas agar tata kelola dan kebijakan ini bisa berjalan maksimal,” ujarnya dalam konferensi pers virtual tentang Perspektif HAM dalam tata Kelola Penanggulangan COVID-19, Rabu (29/04/2020).

Anam menuturkan aturan yang tidak jelas akan menyusahkan banyak orang termasuk yang di lapangan. Ia mengkritik rencana pemberian izin terbang khusus kepada maskapai. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melarang seluruh moda transportasi beroperasi, terutama bus AKAP, pesawat, dan kapal laut.

Hanya angkutan barang dan kebutuhan pokok yang diizinkan beroperasi. “Sekali lagi kalau ingin cepat selesai, platformnya harus jelas ini untuk ekonomi dan atau kesehatan. Kalau prinsip kesehatan ya berhenti,” tegasnya.

Kepala Bagian Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Mimin Dwi Hartono mengatakan persoalan dalam penanganan pandemi COVID-19 ini adalah konsistensi pelaksanaan kebijakan.

“Sekarang tiba-tiba muncul ruang bagi pebisnis dan yang sudah tes PCR bisa terbang. Ini yang menimbulkan ketidakpastian. Ini bisa memicu kegagalan kebijakan itu. Kalau melarang yang konsisten dan jangan diskriminatif,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved