Demi Keselamatan Negara, TNI Selidiki Motif Pekerja China

Sabtu, 30 April 2016 - 17:09 WIB
Demi Keselamatan Negara,...
Demi Keselamatan Negara, TNI Selidiki Motif Pekerja China
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) terus memantau dampak keberadaan pekerja proyek kereta cepat di kawasan Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. TNI AU masih mencari tahu apakah aktifitas yang dilakukan itu membahayakan keselamatan negara atau tidak.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Wieko Sofyan meminta sementara waktu kelima orang pekerja proyek kereta cepat asal China itu ditahan. Menurutnya, TNI AU masih membutuhkan keterangan lebih jauh dari para pekerja asal China itu.

"Sejauh ini mereka memang bukan anggota militer, tapi itu bisa berkembang. Kita tetap pelajari, enggak akan lepas semuanya. Kita jadikan bahan penyelidikan di Lanud Halim," ujar Wieko, Jakarta, Sabtu (30/4/2016).

Dia menambahkan, pihaknya melakukan penjagaan ketat di lokasi pengeboran. Penjagaan dilakukan untuk kepentingan penyelidikan lebih jauh. "Apakah pengeboran itu dalam rangka untuk mengetahui struktur tanah atau tidak. Kita lihat perkembangannya, kalau itu mengarah hal-hal yang membahayakan aspek pertahanan, kita akan kembangkan," ucapnya. (Baca: Kata KSPI Pekerja China di Indonesia Lakukan Spionase)

TNI AU menangkap lima pekerja proyek kereta cepat asal China di kawasan Lanud Halim Pedanakusuma ketika melakukan pengeboran. TNI AU kemudian menyerahkan para pekerja kereta cepat asal China itu ke pihak Imigrasi untuk diproses lebih lanjut.
(kur)
Berita Terkait
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ngaret, Ditargetkan (Lagi) Rampung Akhir 2022
Banjir Lumpur, Emak-Emak...
Banjir Lumpur, Emak-Emak Geruduk Proyek Kereta Cepat
AHY: Utang Whoosh Tak...
AHY: Utang Whoosh Tak Boleh Hambat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Pendanaan Baru dan Komite...
Pendanaan Baru dan Komite Kereta Cepat
Waduh Gawat! Besi Cetakan...
Waduh Gawat! Besi Cetakan Cor Proyek KCJB Berjatuhan ke Permukiman Warga
Begini Penampakan Kereta...
Begini Penampakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Tiba 2 September Mendatang
Berita Terkini
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved