Komandan Korps Marinir Alumni AAL 1988 yang Memiliki Karier Militer Cemerlang
Selasa, 17 Januari 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Mengawali karier sebagai DPB Kodikal saat masih berpangkat Letnan Dua (Letda). Kemudian, Danton 2 Ki C Yonif 2 Marinir, dan Wadantim B Denjaka. Kariernya di pasukan elite TNI AL terus menanjak, Suhartono kemudian dipercaya menduduki jabatan sebagai Wadan Denjaka, kemudian Danden Pamsus Grup A Paspampres, Danden Walpri Grup A Paspampres.
Suhartono kemudian diangkat menjadi Dandenjaka pada 2005-2008 di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski sempat menduduki sejumlah jabatan strategis, namun Suhartono kembali dipercaya menjadi Dandenjaka pada 2011-2012.
Kariernya di militer semakin mentereng, Suhartono pecah bintang setelah dipercaya menjabat sebagai Danlantamal XI/Merauke pada 2016-2017. Bintang emas di pundaknya bertambah menjadi dua atau Mayjen TNI setelah diangkat menjadi Danpaspampres pada 2017-2018.
Setelah setahun menjadi perisai hidup Presiden Joko Widodo (Jokowi), Suhartono kemudian dipercaya memimpin pasukan elite TNI AL sebagai Dankormar selama hampir empat tahun yakni 2018-2022 sebelum akhirnya diangkat menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Laut (Dankodiklatal) hingga saat ini.
Dengan jabatan barunya tersebut, bintang emas di pundaknya kembali bertambah menjadi tiga atau Letnan Jenderal (Letjen) TNI. Dalam bidang akademisi, Suhartono juga merupakan Pati TNI AL yang cukup rajin menimba ilmu, berbagai pendidikan telah diikutinya di antaranya, Dikpassis A-1; Dikpespa Mar; Suslapa TNI AD; kemudian Dikreg; serta Seskoal.
Selain itu, Suhartono juga pernah mengenyam pendidikan di Sesko TNI, kemudian Dikko; Pendidikan Taifib; mengikuti Free Fall; Spes Demolisi TNI AD. Termasuk Counter Terorism Inteligence Analysh; Sus Anti Teror; Post Incident Intelegence Colenction; Terorist Devices Technical Response; The Rock Counter Terorism; Militaire De Parachutiste CRS.
2. Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto
Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto resmi menjabat sebagai Komandan Korps Marinir (Dankormar) TNI AL. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur 26 Juni 1965 ini menjadi orang nomor satu di Korps Baret Ungu, yang merupakan pasukan elite TNI AL ke-24.
Suhartono kemudian diangkat menjadi Dandenjaka pada 2005-2008 di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski sempat menduduki sejumlah jabatan strategis, namun Suhartono kembali dipercaya menjadi Dandenjaka pada 2011-2012.
Kariernya di militer semakin mentereng, Suhartono pecah bintang setelah dipercaya menjabat sebagai Danlantamal XI/Merauke pada 2016-2017. Bintang emas di pundaknya bertambah menjadi dua atau Mayjen TNI setelah diangkat menjadi Danpaspampres pada 2017-2018.
Setelah setahun menjadi perisai hidup Presiden Joko Widodo (Jokowi), Suhartono kemudian dipercaya memimpin pasukan elite TNI AL sebagai Dankormar selama hampir empat tahun yakni 2018-2022 sebelum akhirnya diangkat menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Laut (Dankodiklatal) hingga saat ini.
Dengan jabatan barunya tersebut, bintang emas di pundaknya kembali bertambah menjadi tiga atau Letnan Jenderal (Letjen) TNI. Dalam bidang akademisi, Suhartono juga merupakan Pati TNI AL yang cukup rajin menimba ilmu, berbagai pendidikan telah diikutinya di antaranya, Dikpassis A-1; Dikpespa Mar; Suslapa TNI AD; kemudian Dikreg; serta Seskoal.
Selain itu, Suhartono juga pernah mengenyam pendidikan di Sesko TNI, kemudian Dikko; Pendidikan Taifib; mengikuti Free Fall; Spes Demolisi TNI AD. Termasuk Counter Terorism Inteligence Analysh; Sus Anti Teror; Post Incident Intelegence Colenction; Terorist Devices Technical Response; The Rock Counter Terorism; Militaire De Parachutiste CRS.
2. Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto
Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto resmi menjabat sebagai Komandan Korps Marinir (Dankormar) TNI AL. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur 26 Juni 1965 ini menjadi orang nomor satu di Korps Baret Ungu, yang merupakan pasukan elite TNI AL ke-24.
Lihat Juga :