Partai Perindo: Pelaksanaan Haji 2023 Harus Dipersiapkan Secara Matang
Jum'at, 13 Januari 2023 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar diketahui, Masyair merupakan layanan transportasi dan akomodasi jemaah dari Makkah ke Arafah dan Mina. Pada ibadah haji 2022, jamaah haji dikenakan biaya layanan di Masyair sebesar 5.600 SAR yang jika dikurskan mencapai Rp22-23 juta.
Ketua Umum Silaturahmi Haji dan Umrah Indonesia (SAHI) itu berharap urusan Masyair bisa masuk ke dalam salah satu poin di dokumen nota kesepahaman (MoU) penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M, antara pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.
Menurut Khaliq, jangan sampai persoalan Masyair terlewatkan dan kemudian muncul di tengah-tengah jalan, sehingga jamaah haji Indonesia harus mengeluarkan kembali biaya tambahan untuk pembiayaan haji. "Saya kira ini juga harus disampaikan bagaimana terkait dengan Masyair," ungkap Khaliq.
Terkait dengan bimbingan manasih haji 2023 khususnya di dalam negeri, Khaliq menilai sudah saatnya bimbingan manasik haji untuk tidak lagi bersifat formalistik. "Substansinya harus benar-benar disampaikan kepada calon jamaah haji karena bermula dari manasik yang baik, maka akan menghasilkan para haji yang bisa melaksanakan haji dengan baik," jelas Khaliq.
Berkaitan dengan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023, Khaliq berpesan agar kenaikan ongkos haji tahun ini tidak terlampau signifikan jika kalaupun nanti terjadi kenaikan. "Saya kira ini harus juga dikondisikan supaya kenaikan tidak terlampau besar," pungkasnya.
Ketua Umum Silaturahmi Haji dan Umrah Indonesia (SAHI) itu berharap urusan Masyair bisa masuk ke dalam salah satu poin di dokumen nota kesepahaman (MoU) penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M, antara pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.
Menurut Khaliq, jangan sampai persoalan Masyair terlewatkan dan kemudian muncul di tengah-tengah jalan, sehingga jamaah haji Indonesia harus mengeluarkan kembali biaya tambahan untuk pembiayaan haji. "Saya kira ini juga harus disampaikan bagaimana terkait dengan Masyair," ungkap Khaliq.
Terkait dengan bimbingan manasih haji 2023 khususnya di dalam negeri, Khaliq menilai sudah saatnya bimbingan manasik haji untuk tidak lagi bersifat formalistik. "Substansinya harus benar-benar disampaikan kepada calon jamaah haji karena bermula dari manasik yang baik, maka akan menghasilkan para haji yang bisa melaksanakan haji dengan baik," jelas Khaliq.
Berkaitan dengan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023, Khaliq berpesan agar kenaikan ongkos haji tahun ini tidak terlampau signifikan jika kalaupun nanti terjadi kenaikan. "Saya kira ini harus juga dikondisikan supaya kenaikan tidak terlampau besar," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :