Pilot WNI Ditangkap karena Miliki Senpi Ilegal, Polri Kirim 8 Personel ke Filipina
Selasa, 10 Januari 2023 - 18:41 WIB
loading...
Polri mengirimkan delapan personel ke Filipina untuk menangani kasus WNI yang ditangkap karena kepemilikan senjata api (senpi) ilegal. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri mengirimkan delapan personel ke Filipina untuk menangani kasus WNI yang ditangkap karena kepemilikan senjata api (senpi) ilegal. WNI tersebut diketahui bernama Anton Gobay.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan delapan personel polisi yang dikirim ke Filipina itu terdiri dari lintas unit
"Polri dalam hal ini telah menyiapkan dan telah mengirimkan 8 personel yang terdiri dari Baintelkam, Bareskrim dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) di bawah koordinasi Divhubinter," kata Ramadhan saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).
Baca juga: 2 Tersangka Penyelundupan Senjata Api Diserahkan Polisi ke Kejari Jayawijaya
Ramadhan menyampaikan, delapan personel itu akan menuju Kota Manila guna berkoordinasi dengan otoritas terkait. Tujuannya, untuk menyelesaikan kasus kepemilikan senpi ilegal.
Baca juga: Bawa Senapan Laras Panjang dan Puluhan Amunisi Aktif, Warga Sorong Datangi Markas Kodim
Terlepas dari itu, Ramadhan menyampaikan, Polri akan menghormati segala proses hukum Anton Gobay yang dilakukan oleh kepolisian Filipina."Sekali lagi kita menghargai proses hukum kepolisian Filipina dan nanti begitu sampai delapan personel yang dikoordinir oleh Divhubinter akan berkoordinasi dan nanti hasil nya akan kita sampaikan," terang Ramadhan.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan delapan personel polisi yang dikirim ke Filipina itu terdiri dari lintas unit
"Polri dalam hal ini telah menyiapkan dan telah mengirimkan 8 personel yang terdiri dari Baintelkam, Bareskrim dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) di bawah koordinasi Divhubinter," kata Ramadhan saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).
Baca juga: 2 Tersangka Penyelundupan Senjata Api Diserahkan Polisi ke Kejari Jayawijaya
Ramadhan menyampaikan, delapan personel itu akan menuju Kota Manila guna berkoordinasi dengan otoritas terkait. Tujuannya, untuk menyelesaikan kasus kepemilikan senpi ilegal.
Baca juga: Bawa Senapan Laras Panjang dan Puluhan Amunisi Aktif, Warga Sorong Datangi Markas Kodim
Terlepas dari itu, Ramadhan menyampaikan, Polri akan menghormati segala proses hukum Anton Gobay yang dilakukan oleh kepolisian Filipina."Sekali lagi kita menghargai proses hukum kepolisian Filipina dan nanti begitu sampai delapan personel yang dikoordinir oleh Divhubinter akan berkoordinasi dan nanti hasil nya akan kita sampaikan," terang Ramadhan.
Lihat Juga :