Jenderal Polisi Kelahiran Jawa Timur, Nomor 5 Karier Melejit Dalam Waktu 18 Hari Jadi Kapolri
Minggu, 08 Januari 2023 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
5. Jenderal Polisi (Purn) Timur Pradopo
Timur Pradopo lahir di Jombang, Jawa Timur pada 10 November 1956. Timur Pradopo merupakan Kapolri ke-20 yang menjabat sejak 22 Oktober 2010 hingga 25 Oktober 2013 di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Timur Pradopo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1978 dari kesatuan Lalu Lintas (Lantas). Dia kemudian mengikuti berbagai jenjang pendidikan yakni, PTIK pada 1989, Sespim Polri pada 1996, dan Sespati Polri pada 2001.
Pengabdiannya di Korps Bhayangkara di antaranya, dimulai dari Perwira Samapta Poltabes Semarang, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kapolda Jawa Barat periode 2008-2010, Kapolda Metro Jaya dan Kabaharkam Polri pada 2010. Puncaknya Timur Pradopo diangkat menjadi Kapolri.
Pengangkatan Timor Pradopo sebagai Kapolri terbilang kilat. Sebab hanya dalam waktu 18 hari, Timur Pradopo langsung menjabat Kapolri. Uniknya, Timor Pradopo mendapat dua bintang sekaligus dari SBY dalam sehari.
Awalnya, setelah menjabat Kapolda Metro Jaya, Timur Pradopo kemudian dilantik menjadi Kabaharkam Polri pada 22 Oktober 2010 siang. Dengan demikian, bintang di pundaknya bertambah menjadi tiga atau Komjen Pol.
Malam harinya, Presiden SBY mengajukan Timur Pradopo sebagai Kapolri ke Komisi III DPR untuk menggantikan Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun. Dengan demikian, secara tak resmi Timur Pradopo sudah menyandang gelar Jenderal Polisi atau bintang empat. Peristiwa ini kemudian memuncul ungkapan “pagi bintang dua (Kapolda Metro), siang bintang tiga (Kabaharkam Polri), dan malam bintang empat (Kapolri”.
6. Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti
Jenderal Polisi Badrodin Haiti merupakan Kapolri ke-22 yang menjabat sejak 17 April 2015 hingga 14 Juli 2016. Pria kelahiran Jember, Jawa Timur pada 24 Juli 1958 merupakan Kapolri yang ditunjuk langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 18 Februari 2015.
Badrodin Haiti merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1982 peraih Adhi Makayasa. Jabatan yang pernah disandangnya selama mengabdi di kepolisian di antaranya, mulai dari Danton Sabhara Dit Samapta Polda Metro Jaya pada 1982, kemudian Kapolda Banten pada 2004.
Tidak hanya itu, dia juga pernah menyandang jabatan Kapolda Sulteng, Kapolda Sumut, Kapolda Jatim, Kabaharkam, Wakpolri dan puncak kariernya menjadi Kapolri pada 2015–2016. Selama di kepolisian, Badrodin mengikuti pendidikan di PTIK pada 1989, selanjutnya Sespim 1998, dan terakhir pendidikan Lemhannas RI pada 2003.
Timur Pradopo lahir di Jombang, Jawa Timur pada 10 November 1956. Timur Pradopo merupakan Kapolri ke-20 yang menjabat sejak 22 Oktober 2010 hingga 25 Oktober 2013 di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Timur Pradopo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1978 dari kesatuan Lalu Lintas (Lantas). Dia kemudian mengikuti berbagai jenjang pendidikan yakni, PTIK pada 1989, Sespim Polri pada 1996, dan Sespati Polri pada 2001.
Pengabdiannya di Korps Bhayangkara di antaranya, dimulai dari Perwira Samapta Poltabes Semarang, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kapolda Jawa Barat periode 2008-2010, Kapolda Metro Jaya dan Kabaharkam Polri pada 2010. Puncaknya Timur Pradopo diangkat menjadi Kapolri.
Pengangkatan Timor Pradopo sebagai Kapolri terbilang kilat. Sebab hanya dalam waktu 18 hari, Timur Pradopo langsung menjabat Kapolri. Uniknya, Timor Pradopo mendapat dua bintang sekaligus dari SBY dalam sehari.
Awalnya, setelah menjabat Kapolda Metro Jaya, Timur Pradopo kemudian dilantik menjadi Kabaharkam Polri pada 22 Oktober 2010 siang. Dengan demikian, bintang di pundaknya bertambah menjadi tiga atau Komjen Pol.
Malam harinya, Presiden SBY mengajukan Timur Pradopo sebagai Kapolri ke Komisi III DPR untuk menggantikan Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun. Dengan demikian, secara tak resmi Timur Pradopo sudah menyandang gelar Jenderal Polisi atau bintang empat. Peristiwa ini kemudian memuncul ungkapan “pagi bintang dua (Kapolda Metro), siang bintang tiga (Kabaharkam Polri), dan malam bintang empat (Kapolri”.
6. Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti
Jenderal Polisi Badrodin Haiti merupakan Kapolri ke-22 yang menjabat sejak 17 April 2015 hingga 14 Juli 2016. Pria kelahiran Jember, Jawa Timur pada 24 Juli 1958 merupakan Kapolri yang ditunjuk langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 18 Februari 2015.
Badrodin Haiti merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1982 peraih Adhi Makayasa. Jabatan yang pernah disandangnya selama mengabdi di kepolisian di antaranya, mulai dari Danton Sabhara Dit Samapta Polda Metro Jaya pada 1982, kemudian Kapolda Banten pada 2004.
Tidak hanya itu, dia juga pernah menyandang jabatan Kapolda Sulteng, Kapolda Sumut, Kapolda Jatim, Kabaharkam, Wakpolri dan puncak kariernya menjadi Kapolri pada 2015–2016. Selama di kepolisian, Badrodin mengikuti pendidikan di PTIK pada 1989, selanjutnya Sespim 1998, dan terakhir pendidikan Lemhannas RI pada 2003.
(cip)
Lihat Juga :