Pagar Nusa Bakal Fokus Konsolidasi Kader hingga Diplomasi Pencak Silat

Selasa, 03 Januari 2023 - 19:32 WIB
loading...
Pagar Nusa Bakal Fokus...
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Muchamad Nabil Haroen mengungkapkan pihaknya bakal fokus pada konsolidasi kader hingga diplomasi pencak silat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Muchamad Nabil Haroen mengungkapkan pihaknya bakal fokus pada konsolidasi kader hingga diplomasi pencak silat. Hal tersebut dikatakannya terkait momentum Hari Lahir ke-37 Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ( NU ).

“Pagar Nusa mendapat amanah dan tugas khusus untuk menjaga Nahdlatul Ulama (NU) dan bangsa Indonesia, pagarnya NU dan Bangsa. Jadi, kita akan serius pada konsolidasi kader dan pendekar Pagar Nusa untuk penguatan pendidikan pelatih, sistem keanggotaan, tata kelola administrasi, serta penguatan pencak silat prestasi dan tradisi,” kata Nabil Haroen dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/1/2023).

Dia menuturkan, Pagar Nusa juga akan mendukung penuh upaya Nahdlatul Ulama membangun peradaban dengan penguatan peran di ranah internasional. “Secara khusus, Pagar Nusa akan mengimplentasikan program diplomasi pencak silat. Kita akan membangun jejaring dengan PCI Pagar Nusa di sekurangnya 20 negara dalam beberapa tahun mendatang,” tutur anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI Perjuangan ini.

Baca juga: Ketum Pagar Nusa Ajak Seluruh Elemen Bangsa Prioritaskan 3 Sektor Ini di 2023

Selain itu, pihaknya akan bekerja sama duta besar dan jaringan kedutaan di lintas negara. “Kita punya khazanah pencak silat yang luar biasa. Pagar Nusa dengan filosofi, nilai tarekat, sekaligus jurus-jurusnya bisa menyumbang hal penting untuk penguatan diplomasi pencak silat ini,” imbuhnya.

Adapun yang ketiga mengenai ekosistem digital. Saat ini, Pagar Nusa berfokus untuk mengonsolidasikan sistem keanggotaan dengan E-KTA.

“Nanti semua anggota akan terdaftar di sistem digital kami. Jumlah anggota kami secara kultural lebih dari 3 juta pendekar, dan secara bertahap akan kita migrasi ke dalam sistem keanggotaan berbasis digital. Nanti akan memudahkan dalam penguatan kader, pemetaan SDM, juga E-Sport dan health science untuk penguatan prestasi atlet. Mari kita bersama-sama berkhidmat di Pagar Nusa, menjaga Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
34 Tahun Mengabdi, Prabowo...
34 Tahun Mengabdi, Prabowo Izin Undur Diri dari Pencak Silat
Kapolri dan Panglima...
Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Munas Ikatan Pencak Silat Indonesia di JCC
Pernyataan Bersama Pimpinan...
Pernyataan Bersama Pimpinan Badan Otonomi NU terkait Persoalan di PBNU
Profil Eddie Marzuki...
Profil Eddie Marzuki Nalapraya, Jenderal TNI Berjuluk Bapak Pencak Silat yang Pernah Jabat Wagub Jakarta
NU Gallery Gelar IPE...
NU Gallery Gelar IPE 2025, Diplomasi Budaya Indonesia-Rusia Kian Erat
Menteri Kebudayaan Dorong...
Menteri Kebudayaan Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menlu Sugiono Jadi Ketum...
Menlu Sugiono Jadi Ketum PB Pencak Silat 2026-2030 Gantikan Prabowo 
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Mobil Listrik Tetap...
Mobil Listrik Tetap Masuk Pajak Progresif? Ini Penjelasan Lengkapnya
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
Berita Terkini
Polri Gandeng FBI Cek...
Polri Gandeng FBI Cek Dolar yang Disita dari Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Kejagung Tegaskan Febrie...
Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tidak ke Luar Negeri
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved