Selama PSBB, Traffic Jalan Tol di Jakarta, Jabar dan Banten Turun 60%
Selasa, 28 April 2020 - 11:27 WIB
loading...
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, kebijakan PSBB memicu penurunan traffic di jalan tol hingga 60%. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap jalan tol yang terdampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 terdapat 14 ruas tol tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat menerapkan PSBB dengan prinsip utama untuk membatasi pergerakan dan membatasi interaksi orang.
Penurunan traffic jalan tol selama PSBB berkisar 42% hingga 60%. Angka traffic masih didominasi oleh pergerakan lokal pada kawasan megapolitan Jabodetabek dan pergerakan logistik (angkutan barang).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, layanan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi untuk kebutuhan logistik atau barang, alat kesehatan serta layanan kesehatan. Basuki juga memastikan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi untuk pergerakan orang pada skala lokal dan Jabodetabek.
"Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali pentingnya untuk disiplin yang kuat bagi setiap warga dalam melaksanakan kebijakan Work From Home sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, serta untuk tidak Mudik Lebaran pada tahun ini. Dengan demikian traffic di jalan tol diharapkan dapat lebih menurun lagi," kata Basuki, Selasa (28/4/2020).
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 terdapat 14 ruas tol tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat menerapkan PSBB dengan prinsip utama untuk membatasi pergerakan dan membatasi interaksi orang.
Penurunan traffic jalan tol selama PSBB berkisar 42% hingga 60%. Angka traffic masih didominasi oleh pergerakan lokal pada kawasan megapolitan Jabodetabek dan pergerakan logistik (angkutan barang).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, layanan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi untuk kebutuhan logistik atau barang, alat kesehatan serta layanan kesehatan. Basuki juga memastikan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi untuk pergerakan orang pada skala lokal dan Jabodetabek.
"Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali pentingnya untuk disiplin yang kuat bagi setiap warga dalam melaksanakan kebijakan Work From Home sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, serta untuk tidak Mudik Lebaran pada tahun ini. Dengan demikian traffic di jalan tol diharapkan dapat lebih menurun lagi," kata Basuki, Selasa (28/4/2020).
Lihat Juga :