BMKG Klaim Operasi TMC Berhasil, Hujan Ekstrem Tak Terjadi di Penghujung Tahun
Minggu, 01 Januari 2023 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
"Garam-garam disebar dengan teknik penyebaran yang dilakukan secara manual pada koordinat yang telah ditentukan. Dengan begitu, hujan diturunkan di wilayah laut, sehingga tidak sempat masuk daratan. Awan-awan yang membawa hujan itu dicegat agar tidak turun di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat," kata Dwikorita.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama Indan Gilang Buldansyah menjelaskan, penyemaian melibatkan 22 personel. "Jadi mereka setiap terbang terdiri dari 11 orang, dua penerbang dan juga ada lima orang yang bertugas menyemai garam di udara," kata Indan di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (29/12/2022).
Baca juga: BMKG Prediksi Malam Tahun Baru 2023 Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan
Menurut Indan, total garam yang telah disemaikan kurang lebih 8,8 ton. "Jadi perlu diketahui, TNI AU pesawat angkutnya memang disiapkan untuk melaksanakan kegiatan ini. Kemudian jam terbang yang digunakan itu kurang lebih 20 jam dalam 12 sorti. Kemudian di setiap terbang itu, pesawat membawa 800 kilogram garam," katanya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama Indan Gilang Buldansyah menjelaskan, penyemaian melibatkan 22 personel. "Jadi mereka setiap terbang terdiri dari 11 orang, dua penerbang dan juga ada lima orang yang bertugas menyemai garam di udara," kata Indan di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (29/12/2022).
Baca juga: BMKG Prediksi Malam Tahun Baru 2023 Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan
Menurut Indan, total garam yang telah disemaikan kurang lebih 8,8 ton. "Jadi perlu diketahui, TNI AU pesawat angkutnya memang disiapkan untuk melaksanakan kegiatan ini. Kemudian jam terbang yang digunakan itu kurang lebih 20 jam dalam 12 sorti. Kemudian di setiap terbang itu, pesawat membawa 800 kilogram garam," katanya.
(abd)
Lihat Juga :