Refleksi 2022, Menteri LHK Sebut Tahun Penuh Keberanian
Jum'at, 30 Desember 2022 - 15:14 WIB
loading...
Menteri LHK, Siti Nurbaya menyebut, Tahun 2022 merupakan tahun keberanian bagi Indonesia, juga tahun refleksi puncak kepemimpinan simbolik internasional Presiden Jokowi dan KLHK. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tahun 2022 merupakan tahun keberanian bagi Indonesia, juga tahun refleksi puncak kepemimpinan simbolik internasional Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebagai salah satu unsur penopangnya. Hal ini ditegaskan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya.
"Prinsip Bapak Presiden bahwa less promise, high deliverables, konkret, dan nyata. Itulah kita sekarang di 2022. Tonggaknya sudah ditancapkan," kata Siti Nurbaya pada acara bertajuk "Catatan Akhir Tahun 2022 Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan", di Jakarta, Kamis (29/12/2022).
KLHK bersama semua pihak, termasuk para tokoh prominent, juga bekerja keras hingga bisa mencapai tingkat diplomasi sekarang. Diplomasi internasional semakin baik, ditandai dengan inetraksi bersama negara-negara sahabat yang penting. Demikian pula kerja-kerja multilateral yang semakin baik dan kuat.
Baca juga: Menteri LHK Sebut Deforestasi di Indonesia Menurun Tajam
Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti juga menyampaikan highlight apa saja yang menjadi catatan penting di tahun 2022. Capaian kinerja KLHK di Tahun 2022 diantaranya kebakaran hutan tidak ada yang signifikan muncul secara nasional karena dapat ditangani dengan baik.
"Sejak tahun 2020, kita terus lakukan uji coba, setelah Bapak Presiden meminta dilakukan penyelesaian masalah karhutla secara permanen. Jadi pencegahannya dengan cara monitoring hotspot, kemudian operasi/patroli, Teknik Modifikasi Cuaca, penegakan hukum, tata kelola lansekap terutama gambut, dan lively hood. Jadi kesejahteraan masyarakatnya juga penting," jelas Menteri Siti.
Kemudian, laju deforestasi semakin menurun. Menteri Siti mengungkapkan bahwa deforestasi menjadi bagian yang paling berat karena harus berinteraksi dengan berbagai pihak termasuk LSM internasional. Selain itu, pihaknya juga harus menjelaskan sampai dengan metode apa yang dipakai, sehingga itu bisa dikatakan deforestasi.
"Prinsip Bapak Presiden bahwa less promise, high deliverables, konkret, dan nyata. Itulah kita sekarang di 2022. Tonggaknya sudah ditancapkan," kata Siti Nurbaya pada acara bertajuk "Catatan Akhir Tahun 2022 Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan", di Jakarta, Kamis (29/12/2022).
KLHK bersama semua pihak, termasuk para tokoh prominent, juga bekerja keras hingga bisa mencapai tingkat diplomasi sekarang. Diplomasi internasional semakin baik, ditandai dengan inetraksi bersama negara-negara sahabat yang penting. Demikian pula kerja-kerja multilateral yang semakin baik dan kuat.
Baca juga: Menteri LHK Sebut Deforestasi di Indonesia Menurun Tajam
Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti juga menyampaikan highlight apa saja yang menjadi catatan penting di tahun 2022. Capaian kinerja KLHK di Tahun 2022 diantaranya kebakaran hutan tidak ada yang signifikan muncul secara nasional karena dapat ditangani dengan baik.
"Sejak tahun 2020, kita terus lakukan uji coba, setelah Bapak Presiden meminta dilakukan penyelesaian masalah karhutla secara permanen. Jadi pencegahannya dengan cara monitoring hotspot, kemudian operasi/patroli, Teknik Modifikasi Cuaca, penegakan hukum, tata kelola lansekap terutama gambut, dan lively hood. Jadi kesejahteraan masyarakatnya juga penting," jelas Menteri Siti.
Kemudian, laju deforestasi semakin menurun. Menteri Siti mengungkapkan bahwa deforestasi menjadi bagian yang paling berat karena harus berinteraksi dengan berbagai pihak termasuk LSM internasional. Selain itu, pihaknya juga harus menjelaskan sampai dengan metode apa yang dipakai, sehingga itu bisa dikatakan deforestasi.
Lihat Juga :