Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap, Politikus Gerindra Soroti Kasus Ini

Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:30 WIB
loading...
Pembobol Data Denny...
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap tersangka ilegal akses data pelanggan berinisial FPH yang merupakan karyawan outsourching pada Grapari Telkomsel Rungkut Surabaya.

FPH ditangkap karena diduga telah mengambil data aktivis media sosial Denny Zulfikar Siregar tanpa izin di database Telkomsel. Polisi mengatakan, data tersebut dikirimkan ke akun media sosial @opposite6891, setelah itu disebarkan oleh akun tersebut ke media sosial Twitter.

Kasus ini pun disoroti oleh anggota Komisi III DPR dari Partai Gerindra, Habiburokhman. Dia pun membandingkan penanganan kasus pelaporan pegiat media sosial Deny Siregar dengan kasus peretasan WhatsApp aktivis Ravio Patra.

"Pembobolan data pribadi Deny Siregar dilaporkan tanggal 8 Juli 2020, Terduga pelaku ditangkap tanggal 9 Juli 2020 (hanya satu hari). Peretasan Akun WahtsApp Ravio Patra dilaporkan tanggal 27 April 2020, kapan pelakunya bisa ditangkap ? Apa yang membedakan dua kasus itu?," kata Habiburokhman melalui akun Twitternya, @HabiburokhmanJktTimur, Sabtu 11 Juli 2020. (Baca juga: Bareskrim Polri Tangkap Pelaku Pembobolan Data Denny Siregar )

Juru Bicara Partai Gerindra itu mengingatkan persamaan di hadapan hukum adalah pekerjaan rumah besar bagi penyelenggara negara di bidang hukum.

"Siapa pun yang melanggar hukum memang harus ditangkap. Tapi satu PR besar penyelenggara negara di bidang hukum adalah bagaimana mewujudkan equality before the law. Jangan yang berseberangan dengan penguasa cepat ditangkap, yang sebaliknya lamban diusut," cuit Habiburokhman.(Baca juga: Ravio Patra Laporkan Kasus Dugaan Peretasan WhatsApp ke Polisi)

Seperti diberitakan sebelumnya, aktivis Ravio Patra melaporkan akun WhatsApp-nya diretas orang tidak dikenal ke Polda Metro Jaya, akhir Maret lalu.

Sebelumnya, Ravio sempat diperiksa polisi karena diduga menyebarkan pesan berisi ajakan pesan bernada provokatif. Kasus ini menjadi sorotan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Tanah Air. Belakangan diketahui ternyata akun WhatsApp Ravio diretas.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved