Wapres Minta Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua Ditindak Tegas
Selasa, 20 Desember 2022 - 21:43 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta agar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membuat teror penembakan, pembunuhan, bahkan menimbulkan korban jiwa di Papua ditindak tegas. Foto/Setwapres
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta agar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membuat teror penembakan, pembunuhan, bahkan menimbulkan korban jiwa di Papua ditindak tegas. Hal itu diungkapkan Wapres saat melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah menteri di antaranya Menko Polhukam Mahfud MD hingga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2022).
“Memang ada sekelompok kecil yang memang sengaja ingin berbuat onar, mereka ini adalah kelompok yang tidak benar, kelompok jahat, karena apa? Karena mereka menginginkan supaya masyarakat resah, mereka melakukan teror penembakan, pembunuhan dan menimbulkan korban jiwa, sengaja menciptakan ketidakamanan,” kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi dalam keterangannya.
“Wapres dalam hal ini meminta supaya ada langkah tegas untuk melakukan penegakan hukum, supaya negara hadir di sana. Supaya melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap mereka yang melakukan keonaran, separatis, dan itu membahayakan negara,” sambung Masduki.
Baca juga: Yudo Margono Anggap Situasi di Papua Belum Darurat
“Memang ada sekelompok kecil yang memang sengaja ingin berbuat onar, mereka ini adalah kelompok yang tidak benar, kelompok jahat, karena apa? Karena mereka menginginkan supaya masyarakat resah, mereka melakukan teror penembakan, pembunuhan dan menimbulkan korban jiwa, sengaja menciptakan ketidakamanan,” kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi dalam keterangannya.
“Wapres dalam hal ini meminta supaya ada langkah tegas untuk melakukan penegakan hukum, supaya negara hadir di sana. Supaya melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap mereka yang melakukan keonaran, separatis, dan itu membahayakan negara,” sambung Masduki.
Baca juga: Yudo Margono Anggap Situasi di Papua Belum Darurat
Lihat Juga :