Wapres Ajak Muslimah Indonesia Kampanyekan Larangan Perkawinan Usia Dini

Selasa, 20 Desember 2022 - 02:09 WIB
loading...
Wapres Ajak Muslimah...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak Muslimah Indonesia untuk giat mengkampanyekan larangan perkawinan usia dini. Foto/Setneg
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak Muslimah Indonesia untuk giat mengkampanyekan larangan perkawinan usia dini . Menurutnya, pendewasaan usia perkawinan penting untuk menciptakan keluarga yang sakinah.

Hal itu diungkapkan Wapres saat membuka Kongres Muslimah Indonesia (KMI) ke-3 yang digelar oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Senin (19/12/2022). Baca juga: Wapres Tegaskan Perkawinan Usia Dini Tidak Membawa Kemaslahatan

“Muslimah Indonesia agar giat mengkampanyekan larangan perkawinan anak terlalu dini. Pendekatan agama tentang pentingnya pendewasaan usia perkawinan untuk terciptanya keluarga yang sakinah dan berkualitas sangat penting dan efektif karena masyarakat kita adalah masyarakat yang patuh kepada ajaran agama,” ujar Wapres Maruf.

Apalagi, kata Wapres, di dalam penelitian bahwa perkawinan dini akibat tidak siap mental justru akan membawa ketidakmaslahatan. “Dari penelitian bahwa perkawinan dini itu membawa ketidakmaslahatan, belum siap mentalnya, karena itu kita dianjurkan untuk mengambil yang paling maslahat yang untuk kita gunakan, yang kita jadikan pegangan,” jelasnya.

Mengingat, kata Wapres, saat ini masih banyak yang mempersoalkan pernikahan dini. “Ini banyak yang masih mempersoalkan karena menurut pandangan banyak pihak memang dibolehkan menikahkan dalam usia yang masih dini. Tetapi yang kita permasalahkan adalah boleh dan tidak boleh, tapi maslahat, tidak maslahat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Larangan...
MK Tolak Gugatan Larangan Menikah Beda Agama
Muncul Tren Menunda...
Muncul Tren Menunda Nikah, Menag Minta Nikah Fest Diperluas
Menata Poligami Tanpa...
Menata Poligami Tanpa Kriminalisasi
Pasangan Kumpul Kebo...
Pasangan Kumpul Kebo Terancam Pidana di KUHP Baru
Lindungi Perempuan dan...
Lindungi Perempuan dan Anak, Kemenag Targetkan 2 Juta Pencatatan Nikah di 2025
Genjot Peran Fasilitator...
Genjot Peran Fasilitator Bimbingan Remaja, Kemenag: Angka Perkawinan Anak Terus Menurun
Pesona Syifa Hadju di...
Pesona Syifa Hadju di Resepsi El Rumi, Makeup Soft Glam dan Gaun Tex Saverio Bikin Terpukau
Nikah Siri, Hukum dan...
Nikah Siri, Hukum dan Jenisnya dalam Islam
Richelle Skornicki Akui...
Richelle Skornicki Akui Baper Syuting Adegan Dewasa dengan Pacar Sendiri, Aliando Syarief
Rekomendasi
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Berita Terkini
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved