Survei Lemkapi: Kepercayaan Masyarakat terhadap Kinerja Polri Terus Membaik
Sabtu, 17 Desember 2022 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Survei dilaksanakan Lemkapi pada 2-14 Desember 2022 dengan melibatkan 1.000 responden berusia 17 tahun ke atas. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9%. Tingkat kepercayaan dalam survei ini sebesar 95%.
Hasil survei menyebutkan trust atau kepercayaan publik terhadap institusi Polri pada Desember 2022 berada pada angka 71,4%. Angka ini terus menguat apabila dibandingkan hasil survei sebelumnya pada Agustus 2022, di angka 56,3%.
Dalam hasil survei ini disebutkan terdapat sejumlah alasan responden menilai kinerja institusi Polri semakin dipercaya. Antara lain masyarakat melihat penanganan dan fakta ketegasan Polri yang transparan mengungkap kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan Ferdy Sambo. Bahkan persidangan dibuka ke publik.
Selain itu, kata dosen hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini, penegakan hukum yang tegas terhadap Teddy Minahasa yang terlibat narkoba juga banyak diapresiasi publik. Kemudian, instruksi Kapolri dalam pengoperasian ETLE dan penghentian tilang manual di seluruh indonesia, serta melihat sinergitas Polri dan TNI.
Pengamanan kegiatan internasional G20 di Bali, juga banyak dipuji dan menyumbang trust masyarakat terhadap Polri. "Kami melihat transparansi Polri dalam merespons cepat berbagai kasus sorotan masyarakat sangat baik. Jika respons cepat ini konsisten dilakukan, ke depan tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri tentu akan semakin baik lagi," kata Edi.
Hasil survei menyebutkan trust atau kepercayaan publik terhadap institusi Polri pada Desember 2022 berada pada angka 71,4%. Angka ini terus menguat apabila dibandingkan hasil survei sebelumnya pada Agustus 2022, di angka 56,3%.
Dalam hasil survei ini disebutkan terdapat sejumlah alasan responden menilai kinerja institusi Polri semakin dipercaya. Antara lain masyarakat melihat penanganan dan fakta ketegasan Polri yang transparan mengungkap kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan Ferdy Sambo. Bahkan persidangan dibuka ke publik.
Selain itu, kata dosen hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini, penegakan hukum yang tegas terhadap Teddy Minahasa yang terlibat narkoba juga banyak diapresiasi publik. Kemudian, instruksi Kapolri dalam pengoperasian ETLE dan penghentian tilang manual di seluruh indonesia, serta melihat sinergitas Polri dan TNI.
Pengamanan kegiatan internasional G20 di Bali, juga banyak dipuji dan menyumbang trust masyarakat terhadap Polri. "Kami melihat transparansi Polri dalam merespons cepat berbagai kasus sorotan masyarakat sangat baik. Jika respons cepat ini konsisten dilakukan, ke depan tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri tentu akan semakin baik lagi," kata Edi.
Lihat Juga :