Sudah Lama Indonesia Lupakan Geopolitik, Hasto: Spiritnya Harus Dibangkitkan Lagi

Kamis, 15 Desember 2022 - 18:18 WIB
loading...
Sudah Lama Indonesia...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, spirit geopolitik bangsa Indonesia harus dibangkitkan lagi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bangsa Indonesia sudah cukup lama melupakan geopolitik , termasuk di kalangan muda. Untuk itu, spirit agar kaum muda Indonesia berpikir lebih luas dan mendalam harus terus digelorakan.

Hal itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menjawab pertanyaan mahasiswa di Seminar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mahasiswa bertanya relevansi pemikiran geopolitik Soekarno di masa kini dan dikaitkan dengan fenomena anak muda yang terkesan lebih suka dengan dunia media sosial (medsos).

“Saat ini kalangan anak muda banyak yang lebih aktif di sosial media. Dan dirinya kerap mendengar kritik terhadap keaktifan tersebut hanya menyangkut hal yang remeh temeh,” katanya Kamis (15/12/2022).

Baca juga: Hasto: Perspektif Geopolitik Bisa Jadi Penentuan Visi dan Misi Capres 2024

Namun Doktor Ilmu Pertahanan ini menilai, situasi itu bisa dibalik. Karena pemahaman soal geopolitik dan dinamika yang terjadi di dunia internasional, bisa dibangkitkan. Maka spirit anak muda untuk berpikir lebih besar harus terus dipompa.

"Sekarang mari kita pompakan spirit kaum muda Indonesia menegaskan kepemimpinan Indonesia. Tentunya tidak seperti di zaman Soekarno. Saat ini, itu bisa dilakukan dengan anak muda yang menguasai iptek. Karena iptek itu kunci kemajuan kita sebagai bangsa. Kaum muda Indonesia harus merancang kepeloporan di dalam semua bidang kehidupan. Intinya apa pun yang dipelajari anak muda saat ini, itu harus dalam spirit bagaimana hal itu dalam memajukan bangsa Indonesia," beber Hasto.

Baca juga: Geopolitik Dunia Ancam Keamanan Kawasan, Jokowi: Eling lan Waspodo

Memang diakuinya hal itu bukanlah mudah, jika melihat kenyataan medsos yang sering disalahgunakan. Namun Hasto meminta harus dipikirkan bagaimana menyiapkan antitesa atas kecenderungan yang negatif tersebut. Hasto juga mejawab pertanyaan mahasiswa apakah pemikiran Soekarno masih sangat relevan saat ini.

Hasto memberi ilustrasi, di masa lalu, dalam menjalankan diplomasi, Indonesia ada istilah mendayung di antara dua karang. "Jadi, peran diplomasi penting dalam menerapkan geopolitik Soekarno. Kuncinya kita punya kepercayaan diri yang tinggi yang telah ditunjukkan para Pendiri Bangsa yang dengan self confidence yang kuat berani mengambil inisiatif saat itu," jelas Hasto.

Hasto mendorong pemerintah untuk ikut memainkan peran di dalam kondisi global saat ini. Misalnya mencegah konflik di Laut China Selatan ataupun penyelesaian perang Rusia-Ukrania. Karena Indonesia memiliki sikap berpihak pada perdamaian dunia. Selain diplomasi, peran Indonesia itu bisa diambil melalui lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Kunjungan Prabowo ke...
Kunjungan Prabowo ke Eropa Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik Indonesia
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rekomendasi
Keluarganya Diduga Jadi...
Keluarganya Diduga Jadi Target Santet, Driver Ojol Ini Syok saat Putrinya Tiba-Tiba Menghilang!
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Berita Terkini
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved