Bupati Meranti Protes DHB Migas, Cak Imin Minta Tak Diserang Balik
Rabu, 14 Desember 2022 - 12:55 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar berharap protes Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil terkait Dana Bagi Hasil (DBH) tidak ditanggapi berlebihan. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar berharap protes Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil terkait Dana Bagi Hasil (DBH) tidak ditanggapi berlebihan. Pernyataan Bupati Meranti itu lebih baik dijadikan bahan perbaikan.
"Apa yang disampaikan Bupati Meranti hendaknya kita jadikan bahan perbaikan ke depan," kata pria yang akrab disapa Cak Imin, Rabu (14/12/2022).
Dia melihat keluhan, kekecewaan, dan ketidakpuasan yang disampaikan Muhammad Adil merupakan kritik yang wajar dan menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah pusat. Karena itu, Cak Imin mendorong semua pihak untuk tenang dan tidak menyerang balik Muhammad Adil.
"(Pernyataan Adil) Jadikan kritik membangun melalui evaluasi terus-menerus. Jangan dihajar balik ya," ujar Ketua Umum DPP PKB itu.
Untuk diketahui, Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil mempertanyakan DBH Migas dan anggaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Aidil mempertanyakan hal itu di depan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Adil menjelaskan, pada 2022 Meranti menerima DBH sebesar Rp114 miliar dengan hitungan harga minyak USD60 per barel. Kemudian dalam pembahasan APBD 2023 sesuai pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi), harga minyak dunia naik menjadi USD100 per barel.
"Apa yang disampaikan Bupati Meranti hendaknya kita jadikan bahan perbaikan ke depan," kata pria yang akrab disapa Cak Imin, Rabu (14/12/2022).
Dia melihat keluhan, kekecewaan, dan ketidakpuasan yang disampaikan Muhammad Adil merupakan kritik yang wajar dan menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah pusat. Karena itu, Cak Imin mendorong semua pihak untuk tenang dan tidak menyerang balik Muhammad Adil.
"(Pernyataan Adil) Jadikan kritik membangun melalui evaluasi terus-menerus. Jangan dihajar balik ya," ujar Ketua Umum DPP PKB itu.
Untuk diketahui, Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil mempertanyakan DBH Migas dan anggaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Aidil mempertanyakan hal itu di depan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Adil menjelaskan, pada 2022 Meranti menerima DBH sebesar Rp114 miliar dengan hitungan harga minyak USD60 per barel. Kemudian dalam pembahasan APBD 2023 sesuai pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi), harga minyak dunia naik menjadi USD100 per barel.
Lihat Juga :