Mengejutkan! Dari Perut Hercules Panglima TNI Mendadak Ganti KSAU
Minggu, 11 Desember 2022 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Lima Perintah
Marsdya Sukardi ditunjuk sebagai KSAU menggantikan Marsekal TNI Ashadi Tjahjadi berdasarkan Keppres Nomor: 63/ABRI/Tahun 1982 tertanggal 26 November 1982. Dalam mengawali tugasnya, Sukardi pada 20 Desember mengeluarkan lima perintah harian kepada seluruh prajurit AU.
Kelima perintah tersebut yakni pertama, laksanakan terus tugas-tugas secara terpadu dengan penuh rasa tanggung-jawab. Kedua, pertahankan dan tingkatkan hasil-hasil yang telah dicapai selama ini demi kesinambungan pembangunan TNI AU. Ketiga, tingkatkan terus tertib administrasi di bidang personel, materiil finansial dan manajemen.
Keempat, pelihara dan tingkatkan disiplin pribadi dan disiplin kerja sebagai prajurit Sapta Marga, serta kelima, perkokoh persatuan dan kesatuan, mantapkan kemanunggalan ABRI dengan rakyat demi kelangsungan Pembangunan Nasional dan suksesnya Sidang Umum MPR 1983.
"Selanjutnya Marsdya Sukardi meletakkan 10 butir kebijaksanaan sebagai langkah awal untuk pembangunan postur TNI AU yaitu personel, dana, materiil, fasilitas, pemeliharaan, logistik, penelitian dan pengembangan, Sishanudnas, Siskomlek serta organisasi,” tulis buku Sejarah TNI Angkatan Udara: 1980-1989 (hal 9).
D bidang organisasi dilaksanakan penyempurnaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi guna menunjang tugas pokok TNI AU. Sukardi wafat pada Jumat, 19 Juni 2020 di RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta. Jenazah mantan pilot pesawat Hercules itu dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
Marsdya Sukardi ditunjuk sebagai KSAU menggantikan Marsekal TNI Ashadi Tjahjadi berdasarkan Keppres Nomor: 63/ABRI/Tahun 1982 tertanggal 26 November 1982. Dalam mengawali tugasnya, Sukardi pada 20 Desember mengeluarkan lima perintah harian kepada seluruh prajurit AU.
Kelima perintah tersebut yakni pertama, laksanakan terus tugas-tugas secara terpadu dengan penuh rasa tanggung-jawab. Kedua, pertahankan dan tingkatkan hasil-hasil yang telah dicapai selama ini demi kesinambungan pembangunan TNI AU. Ketiga, tingkatkan terus tertib administrasi di bidang personel, materiil finansial dan manajemen.
Keempat, pelihara dan tingkatkan disiplin pribadi dan disiplin kerja sebagai prajurit Sapta Marga, serta kelima, perkokoh persatuan dan kesatuan, mantapkan kemanunggalan ABRI dengan rakyat demi kelangsungan Pembangunan Nasional dan suksesnya Sidang Umum MPR 1983.
"Selanjutnya Marsdya Sukardi meletakkan 10 butir kebijaksanaan sebagai langkah awal untuk pembangunan postur TNI AU yaitu personel, dana, materiil, fasilitas, pemeliharaan, logistik, penelitian dan pengembangan, Sishanudnas, Siskomlek serta organisasi,” tulis buku Sejarah TNI Angkatan Udara: 1980-1989 (hal 9).
D bidang organisasi dilaksanakan penyempurnaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi guna menunjang tugas pokok TNI AU. Sukardi wafat pada Jumat, 19 Juni 2020 di RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta. Jenazah mantan pilot pesawat Hercules itu dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
(muh)
Lihat Juga :