Kepuasan Publik pada Pemerintahan Jokowi 73,2%, Zulhas: Pemimpin Pekerja Keras
Sabtu, 10 Desember 2022 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
"Saya ini pekerja keras, saya kira saya pekerja paling keras, tapi kalau ikut Pak Jokowi nggak sanggup juga, kerjanya jauh lebih keras dari rata-rata menterinya," katanya.
Zulhas mengatakan, kerja keras dan komitmen membahagiakan masyarakat yang terus dilakukan Jokowi mendapat respons positif dari masyarakat. Terbukti dengan tingginya angka kepuasan publik yang baru saja dirilis oleh Poltracking.
"Pak presiden kita, Pak Jokowi ini luar biasa. Di akhir periode kedua justru malah kepuasannya meningkat. Ini menurut saya fenomenal. Jadi kalau surveinya hasilnya ini ya nggak kaget saya," katanya.
Untuk diketahui, survei Poltracking dilakukan pada 21-27 November 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Klaster survei ini menjangkau 34 provinsi seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data pemilih terakhir. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.
Zulhas mengatakan, kerja keras dan komitmen membahagiakan masyarakat yang terus dilakukan Jokowi mendapat respons positif dari masyarakat. Terbukti dengan tingginya angka kepuasan publik yang baru saja dirilis oleh Poltracking.
"Pak presiden kita, Pak Jokowi ini luar biasa. Di akhir periode kedua justru malah kepuasannya meningkat. Ini menurut saya fenomenal. Jadi kalau surveinya hasilnya ini ya nggak kaget saya," katanya.
Untuk diketahui, survei Poltracking dilakukan pada 21-27 November 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Klaster survei ini menjangkau 34 provinsi seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data pemilih terakhir. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.
(abd)
Lihat Juga :