Mendagri: Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya Aspirasi yang Sudah Cukup Lama
Jum'at, 09 Desember 2022 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Resmikan Provinsi Papua Barat Daya
"Oleh karena itulah perlu dilakukan pemekaran untuk mempersingkat birokrasi memotong birokrasi -birokrasi yang panjang di tengah medan geografi Papua yang tidak mudah serta persebaran yang sangat tinggi. Kemudian juga kita berharap dengan adanya pemekaran ini percepatan pembangunan yang akan dapat menyejahterakan rakyat Papua terutama orang asli Papua," jelasnya.
Aspirasi tersebut pun ditangkap DPR. Dan kemudian atas inisiatif dari DPR RI telah diakomodasi tiga provinsi baru di provinsi Papua yang lama yaitu lahirnya Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah. Aspirasi ini terus diakomodasi berlanjut ke Papua Barat Daya.
"Kita bersyukur yang tiga sudah diresmikan penjabatnya sudah dan sekarang sudah di running dan dengan lahirnya UU Nomor 29 Tahun 2022 tentang Provinsi Papua Barat Daya maka secara de jure Papua Barat Daya telah menjadi provinsi yang baru provinsi ke 38," ungkapnya.
"Dan kemudian hari ini pelantikan ini merupakan penanda de facto provinsi itu hadir yaitu adanya penjabat gubernur kita laksanakan hari ini Jumat, 9 Desember 2022 mudah-mudahan adalah hari yang baik hari Jumat. Saya masih ingat tiga provinsi baru juga DOB di Papua juga dilaksanakan di hari jumat," imbuhnya.
"Oleh karena itulah perlu dilakukan pemekaran untuk mempersingkat birokrasi memotong birokrasi -birokrasi yang panjang di tengah medan geografi Papua yang tidak mudah serta persebaran yang sangat tinggi. Kemudian juga kita berharap dengan adanya pemekaran ini percepatan pembangunan yang akan dapat menyejahterakan rakyat Papua terutama orang asli Papua," jelasnya.
Aspirasi tersebut pun ditangkap DPR. Dan kemudian atas inisiatif dari DPR RI telah diakomodasi tiga provinsi baru di provinsi Papua yang lama yaitu lahirnya Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah. Aspirasi ini terus diakomodasi berlanjut ke Papua Barat Daya.
"Kita bersyukur yang tiga sudah diresmikan penjabatnya sudah dan sekarang sudah di running dan dengan lahirnya UU Nomor 29 Tahun 2022 tentang Provinsi Papua Barat Daya maka secara de jure Papua Barat Daya telah menjadi provinsi yang baru provinsi ke 38," ungkapnya.
"Dan kemudian hari ini pelantikan ini merupakan penanda de facto provinsi itu hadir yaitu adanya penjabat gubernur kita laksanakan hari ini Jumat, 9 Desember 2022 mudah-mudahan adalah hari yang baik hari Jumat. Saya masih ingat tiga provinsi baru juga DOB di Papua juga dilaksanakan di hari jumat," imbuhnya.
(cip)
Lihat Juga :