Perbaiki Pemilu, Refly Harun Usul Presidential Threshold Dihilangkan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 07:45 WIB
loading...
Perbaiki Pemilu, Refly...
Ahli hukum tata negara, Refly Harun mengatakan, jika ke depan ingin memiliki pemilu yang berkualitas, maka perlu keseriusan semua pihak untuk memperbaikinya. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019 diakui atau tidak telah membelah masyarakat menjadi dua kubu yang saling berseberangan. Meski elit dua kelompok itu telah bersatu, bahkan berkoalisi dalam pemerintahan, tapi perpecahan di tengah masyarakat masih terasa sampai sekarang.

Ahli hukum tata negara, Refly Harun mengatakan, jika ke depan ingin memiliki pemilu yang berkualitas, maka perlu keseriusan semua pihak untuk memperbaikinya. Salah satu hal utama yang bisa dilakukan adalah dengan menghilangkan presidential threshold .

"Mudah-mudahan pemilu 2024 akan lebih baik dari pemilu sebelumnya. Jalan pertama untuk memperbaiki itu adalah dengan menghilangkan presidential threshold," kata Refly Harun dalam video berjudul "Misteri Putusan MA, Nasib Jokowi-Ma'ruf!!!" yang diunggah di chanel Youtubenya, Kamis (9/7/2020).(Baca juga: Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019 )

Menurutnya, dengan menghilangkan ambang batas, maka seluruh partai politik peserta pemilu bisa mengajukan pasangan calon presiden. Dengan begitu, kandidat presiden lebih banyak, sehingga akan minim terjadi perdebatan tajam antara dua kudu. "Ruang untuk mengajukan pasangan calon jauh lebih besar. Partai politik memiliki standing pasangan calon masing-masing," katanya.

Pemilik akun Youtube dengan 298.000 subscriber itu sangat berharap pada pelaksanaan Pilpres 2024 masyarakat bisa menyaksikan pesta demokrasi yang jauh lebih bermutu, lebih berkualitas, dan demokratis, serta bisa terwujud pemilu yang jujur dan adil.

Refly mengajak masyarakat menerima hasil Pilpres 2019 meski Mahkamah Agung (MA) baru saja merilis putusannya yang mengabulkan permohona uji materi Pasal 3 ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilu. Menurutnya, putusan itu sama sekali tidak terkait dengan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. (Baca juga: PDIP Yakin Pilpres Gaduh jika Presidential Threshold Nol Persen )

"Kita harus akhiri spekulasi ini dan harus menerima bahwa kemenangan itu sudah diumumkan oleh KPU, sudah diputuskan oleh MK dalam konteks keberatan terhadap hasil yang diumumkan oleh KPU, dan hasil pilpres sudah dilakukan pengambilan sumpah di MPR pada 20 Oktober 2019. Proses pemilu kita secara prosedur sudah dilalui. Apapun hasilnya kita harus menerima sebagai sebuah kenyataan yang harus diterima karena prosedur formal telah terpenuhi," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Langkah DPP Rombak Pengurus...
Langkah DPP Rombak Pengurus Daerah Secara Sepihak, Jauh dari Target Elektoral
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki,...
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Warga Cilegon Ancam Golput di Pemilu 2029
Perlindungan Hak Konstitusional...
Perlindungan Hak Konstitusional Warga dalam Pemilu dan Pemilihan
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Luis Figo Ramaikan Pesta...
Luis Figo Ramaikan Pesta Bola HGI 2026, KORMINAS Perkuat Pengembangan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved